Sukses

Hindari Anak dari Demam pada Musim Hujan dengan Cara Ini!

Liputan6.com, Jakarta Memasuki musim hujan seperti sekarang ini, kondisi tubuh anak cenderung menurun dan mudah terserang penyakit. Mereka juga sangat rentan terkena demam.

Demam sendiri sebenarnya bukanlah suatu penyakit, melainkan reaksi fisiologis terhadap perubahan titik patokan suhu di hipotalamus. Dampaknya, suhu tubuh meninggi dari variasi suhu normal yang berkisar antara 36,5-37,2.

Walaupun demam bukan penyakit, tetap saja sebaiknya anak terhindar dari demam agar tetap bisa menjalani kegiatan sehari-hari dengan bugar dan aktif. Karena itu, orangtua perlu melakukan beberapa langkah pencegahan agar anaknya tidak terkena demam. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan.

Jaga kebersihan tubuh anak

Salah satu penyebab demam adalah infeksi bakteri, jamur, dan virus. Nah, pada musim hujan, penyebaran bakteri, jamur, dan virus semakin meningkat. Karena itu, kebersihan diri anak perlu semakin diperhatikan.

Mandikan anak paling tidak dua kali sehari. Saat memandikan, beri perhatian lebih pada bagian tubuh yang berlipat, seperti ketiak, leher, dan organ genital. Sebab, biasanya bagian-bagian tersebut mudah berkeringat, sehingga banyak bakteri yang menempel di sana. Setelah itu, pastikan anak memakai pakaian yang bersih dan kering.

Jangan bawa anak ke tempat ramai

Tempat-tempat ramai seperti pusat perbelanjaan dan taman bermain, merupakan sarangnya kuman dan bakteri. Karena itu, sebaiknya jangan mengajak anak ke tempat keramaian saat musim hujan. Terlebih lagi, imunitas tubuh mereka belum terbentuk secara sempurna, sehingga mudah terinfeksi kuman dan bakteri.

Rajin cuci tangan

Tak hanya si kecil yang harus sering dicuci tangannya, sang orangtua juga harus rajin mencuci tangannya. Mereka harus mencuci tangannya dengan sabun sebelum memegang anaknya. Begitu pula saat mereka mau memasak dan memberi anaknya makan.

Gunakan air matang

Selalu gunakan air yang sudah dimasak saat membuatkan susu atau memberi anak minum. Hal ini dilakukan untuk membunuh kuman dan bakteri, sehingga anak bisa terhindar dari demam dan diare.

Cuci bersih buah dan sayur

Biasakan cuci buah dan sayur sebelum diberikan kepada anak. Bersihkan buah dan sayur dengan satu sendok teh garam dan air. Selain itu, jangan pernah memberi anak buah dan sayur yang belum matang atau sudah disimpan lama dalam keadaan terpotong.

Lakukan kelima hal tersebut agar anak dapat melewati musim hujan dengan keadaan sehat bugar. Namun, jangan khawatir, apabila anak telanjur terkena demam, segera obati anak dengan obat yang tepat.

Jangan sembarang pilih, sebaiknya berikan anak obat yang berbentuk sirup dibandingkan obat suspensi. Pasalnya, obat sirup tidak perlu dikocok sebelum diminum, karena kandungan paracetamol-nya larut 100 persen. Dengan begitu, ukuran dosisnya bisa tepat, tidak kurang dan tidak over dosis.

Salah satu obat sirup yang ampuh untuk mengobati demam anak adalah Tempra. Obat penurun demam ini mengandung Paracetamol yang cocok untuk semua usia, termasuk bayi, dan jarang terjadi efek samping. Paracetamol juga memiliki sifat antipiretik yang mampu menurunkan demam dan menghilangkan rasa nyeri.

Dikemas secara modern dan higienis, Tempra tersedia dalam dua rasa, yaitu anggur dan jeruk. Anak bisa memilih sesuai rasa kesukaannya.

Dengan mengetahui langkah pencegahan dan cara pengobatan yang tepat, Anda dan sang buah hati pun bisa melalui musim hujan dengan tenang.

 

 

(Adv)

Artikel Selanjutnya
Jangan Takut Konsumsi Air Hujan, Begini Alasannya
Artikel Selanjutnya
Saat Diare, Pantang Konsumsi 4 Jenis Makanan Ini