Liputan6.com, Jakarta - Campak adalah penyakit yang sering dianggap sepele karena identik dengan ruam merah dan demam yang akan hilang dalam beberapa hari. Padahal, di balik gejala tersebut, campak merupakan penyakit akut menular yang dapat menimbulkan komplikasi serius, bahkan berujung kematian.
Laman keslan.kemkes.go.id menjelaskan bahwa penyakit ini disebabkan oleh virus dari genus Morbillivirus dan termasuk dalam kelompok penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Meski lebih sering menyerang anak-anak, campak juga dapat terjadi pada remaja hingga orang dewasa, terutama mereka yang belum memiliki kekebalan tubuh yang cukup.
Penularan Campak Sangat Cepat dan Mudah
Campak dikenal sebagai salah satu penyakit yang sangat mudah menular. Penyebarannya terjadi dari orang ke orang melalui droplet saat penderita batuk atau bersin. Selain itu, virus juga dapat menyebar melalui udara (airborne) dan bertahan di permukaan benda selama beberapa jam.
Advertisement
Artinya, seseorang bisa terinfeksi hanya dengan berada di dekat penderita atau menyentuh benda yang terkontaminasi virus, lalu menyentuh hidung atau mulut.
Tak heran jika dalam lingkungan padat, seperti rumah atau sekolah, penularan campak bisa terjadi sangat cepat, terutama pada individu yang belum memiliki kekebalan.
Gejala Campak Tak Hanya Ruam dan Demam
Banyak orang mengira campak hanya ditandai dengan ruam merah di kulit. Padahal, gejalanya jauh lebih kompleks dan bisa berkembang secara bertahap.
- Demam tinggi
- Mata merah dan sensitif terhadap cahaya
- Batuk kering, pilek, dan sakit tenggorokan
- Tubuh lemas dan mudah lelah
- Bercak merah (rash) pada kulit
- Penurunan nafsu makan
- Diare atau muntah
- Bercak putih keabu-abuan di dalam mulut
Risiko Komplikasi yang Berbahaya
Campak bukan sekadar penyakit ringan. Pada kondisi tertentu, terutama pada anak dengan daya tahan tubuh rendah, campak dapat memicu berbagai komplikasi serius.
- Pneumonia (radang paru)
- Ensefalitis (radang otak)
- Infeksi telinga
- Diare berat hingga dehidrasi
- Kebutaan
- Gizi buruk
Komplikasi inilah yang menjadi penyebab utama kematian akibat campak. Risiko akan semakin tinggi pada bayi, anak yang tidak diimunisasi, serta individu dengan kekurangan vitamin A.
Siapa yang Paling Berisiko?
- Bayi di atas usia 1 tahun yang belum diimunisasi
- Anak yang tinggal di lingkungan padat
- Bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif
- Orang yang bepergian ke wilayah dengan kasus campak tinggi
- Individu dengan kekurangan vitamin A
Selain itu, remaja dan dewasa muda yang belum mendapatkan imunisasi lengkap juga tetap berisiko terinfeksi.
Â
Pentingnya Imunisasi dan Pencegahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5316594/original/002149800_1755242926-sun6.jpg)
Kabar baiknya, campak adalah penyakit yang bisa dicegah melalui imunisasi. Kekebalan terhadap campak dapat diperoleh dari vaksinasi, infeksi sebelumnya, atau antibodi dari ibu pada bayi (yang biasanya bertahan hingga usia tertentu).
Selain imunisasi, pencegahan juga bisa dilakukan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengonsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Jika mengalami gejala campak, penting untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan dan menghindari kontak dengan orang lain guna mencegah penularan.
Jangan Anggap Remeh Campak
Campak adalah penyakit yang tampak sederhana, tetapi memiliki potensi bahaya yang besar jika tidak ditangani dengan tepat. Edukasi, imunisasi, dan kewaspadaan menjadi kunci utama untuk melindungi diri dan keluarga dari risiko penyakit ini.
Dengan memahami gejala, cara penularan, dan langkah pencegahannya, masyarakat diharapkan lebih waspada dan tidak lagi menganggap campak sebagai penyakit ringan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/262/original/004103300_1521089203-WhatsApp_Image_2018-03-15_at_12.45.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3224866/original/056906700_1598937654-20200901-Imunisasi-Campak-Anak-Sekolah-Dasar-DWI-2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260720/original/014464000_1781645481-HK9wcDqXAAAOMgO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258188/original/054428500_1781325475-AP26164102653511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891677/original/000043600_1721008752-10_AP24196756280349.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5529198/original/048081600_1773311046-vaksin_campak.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526549/original/046089800_1773125255-Depositphotos_266017344_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4617868/original/072798700_1697788718-_fpdl.in__shower-head-with-hot-water_23-2149088614_normal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571088/original/068013400_1777601887-Screenshot_2026-05-01_091636.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3089111/original/059276000_1585566203-467179-PFX8MC-198.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570683/original/093636100_1777536652-WhatsApp_Image_2026-04-30_at_3.10.00_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5294924/original/059949500_1753424920-aditya-romansa-5zp0jym2w9M-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566085/original/078490100_1777113036-campak__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566084/original/011688100_1777112415-imunisasi.jpeg)