Liputan6.com, Jakarta - Bukan hanya anak-anak, orang dewasa juga masih bisa kena campak. Data Kementerian Kesehatan menyebutkan sekitar 8 persen kasus campak terjadi pada orang dewasa.
Dokter spesialis penyakit dalam Erpryta Nurdia Tetrasiwi mengatakan orang dewasa yang tidak memiliki kekebalan tubuh terhadap campak berisiko terinfeksi penyakit ini.
Lebih lanjut, Pryta menjelaskan ada tiga faktor yang membuat orang dewasa masih rentan kena campak:
Advertisement
1. Penurunan Antibodi
Kekebalan tubuh yang didapat dari vaksinasi saat kecil dapat menurun seiring bertambahnya usia.
"Jika antibodi turun di bawah ambang batas perlindungan, tubuh kembali rentan terhadap infeksi," kata Pryta dalam temu media Eka Hospital MT Haryono Jakarta pada Kamis, 30 April 2026.
2. Dosis Vaksin Campak Tidak Lengkap
Pada dekade sebelumnya, protokol imunisasi hanya mewajibkan satu dosis. Penelitian medis terbaru menunjukkan bahwa dua dosis vaksin (biasanya MMR) diperlukan untuk mencapai tingkat perlindungan hingga 97%.
3. Virus Campak Sangat Menular
Campak adalah salah satu penyakit paling menular di dunia. Virus ini dapat bertahan di udara hingga dua jam setelah orang yang terinfeksi meninggalkan ruangan. Tanpa perlindungan imun, penularan di tempat kerja atau transportasi umum sangat tinggi.
"Campak ini kan menular lewat droplet (percikan liur) dan udara (airborne) saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Bahkan, virusnya dapat melayang-layang di udara selama 2 jam," kata Pryta.
Ragu Sudah Vaksinasi atau Belum, Orang Dewasa Sebaiknya Lakukan Vaksinasi Campak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570683/original/093636100_1777536652-WhatsApp_Image_2026-04-30_at_3.10.00_PM.jpeg)
Pryta mengungkapkan bagi orang dewasa yang tidak tahu riwayat imunisasi atau ragu sudah dapat vaksinasi campak lengkap atau belum saat kecil sebaiknya divaksin.
Jika memang dulu sudah divaksinasi campak lengkap, tidak ada efek samping pada tubuh jika ada tambahan vaksin yang masuk.
Vaksinasi campak pada orang dewasa menggunakan vaksin MMR (measles, mumps, rubela) bisa dilakukan saat kondisi tubuh sedang sehat. Vaksinasi dilakukan sebanyak dua kali. Jarak antara dosis pertama dengan kedua sekitar 28 hari.
Dengan melakukan vaksinasi campak, kata Pryta, bisa melindungi seseorang dari keparahan bila terpapar penyakit akibat virus Morbillivirus ini.
"Jika misalnya terpapar campak, maka orang yang sudah divaksin gejalanya jauh lebih ringan. Tidak terlalu demam, lalu ruam merah juga tidak separah orang yang tidak divaksin," tuturnya.
Selain melindungi dari campak, vaksin MMR yang diberikan pada orang dewasa melindungi juga gondongan dan campak Jerman (rubella).
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3089111/original/059276000_1585566203-467179-PFX8MC-198.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625922/original/005183100_1782620553-063_2283651686.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625483/original/070181900_1782619556-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8479065/original/058215800_1782390523-afsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8315631/original/085066700_1782183105-AP26173665939735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8269025/original/029326100_1782119069-063_2281966729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620430/original/011957700_1782610877-000_B8JY4LY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620429/original/007432300_1782610876-000_B8JY7M2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322679/original/008420700_1782191790-Amine_Gouiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615608/original/002262500_1782601852-063_2283621934.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5529198/original/048081600_1773311046-vaksin_campak.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526549/original/046089800_1773125255-Depositphotos_266017344_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4617868/original/072798700_1697788718-_fpdl.in__shower-head-with-hot-water_23-2149088614_normal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571088/original/068013400_1777601887-Screenshot_2026-05-01_091636.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570683/original/093636100_1777536652-WhatsApp_Image_2026-04-30_at_3.10.00_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5294924/original/059949500_1753424920-aditya-romansa-5zp0jym2w9M-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566085/original/078490100_1777113036-campak__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566084/original/011688100_1777112415-imunisasi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564984/original/073194600_1777006308-55225121936_7a7e976926_c.jpg)