Sukses

Saat Haid, Bagaimana Kondisi Astronot Wanita di Luar Angkasa?

Liputan6.com, Jakarta Kondisi di luar angkasa jelas berbeda dari di Bumi. Gaya gravitasi tak bekerja di sana. Karenanya para astronot yang bepergian ke luar angkasa diperlengkapi dengan pakaian hingga makanan khusus.

Namun pernahkah Anda berpikir mengenai kondisi astronot wanita ketika berada di luar angkasa, terutama ketika tengah haid?

Mengutip laman Medicaldaily dari Goodhousekeeping, Minggu (24/4/2016), sebelum ada astronot wanita yang pergi ke luar angkasa dan mengalami menstruasi di sana, muncul spekulasi mengenai hal itu. Ada kekhawatiran darah haid bisa mengalir "mundur" akibat nol gravitasi.

"Dan (darah) akan keluar di perut, menyebabkan peritonitis, dan hal-hal buruk akan terjadi," astronot Amerika, Margaret Rhea Seddo berspekulasi.

Namun teka-teki itu terjawab setelah seorang astronot wanita mengalami menstruasi pertama di luar angkasa. Ternyata kondisinya tak berbeda dengan ketika berada di Bumi.

Meski begitu tetap ada masalah mengenai produk kebersihan terkait menstruasi, seberapa banyak yang perlu dibawa, serta bagaimana membuang sampahnya. Untuk mengatasi hal itu, saat ini para astronot wanita diberi tablet `penunda menstruasi` saat akan ke luar angkasa. Hal itu diungkap oleh para peneliti di King's College London dan Baylor College of Medicine.

Loading