Sukses

Diet Ketat Sejak 10 Tahun, Usia 17 Malah Serangan Jantung

Liputan6.com, Jakarta Seorang perempuan asal New Jersey, Amerika Serikat bernama Jeannette Surrus (24) memulai diet ketat sejak umur 10 tahun. Pada umur sekecil itu ia sudah memangkas makanan berlemak, gula dari menu makannya serta minum kopi untuk mencegah rasa lapar.
 
Dengan pola makan yang buruk, masa-masa remajanya diisi dengan jadwal super padat. Setiap hari ia berolahraga selama 12 jam, misalnya ia bangun pukul 04.00 untuk lari pagi sejauh tiga mil sebelum berolahraga. Kemudian ia sekolah tanpa sarapan, melanjutkan dengan latihan pemandu sorak atau berlatih gimnastik. 
 
Tak heran saat remaja tingginya  156 cm dan berat 32 kg. Namun sesuatu yang mengejutkan terjadi, pada saat usianya 17 tahun ia dilarikan ke rumah sakit terkena serangan jantung beberapa hari setelah pesta prom.
 
Penderitaanya belum berakhir, saat teman-teman sekolah mengetahui ia mengalami anoreksia mereka melemparinya dengan makanan dan berteriak "Gemuk... gemuk", 
 
"Dulu aku terobsesi dengan olahraga. Kadang-kadang aku tidak tidur dan berolahraga dari pikul 21.00 hingga 03.00," terang Suros seperti dilansir laman Daily Mail, Rabu (23/6/2015).
 
"Bahkan saat mengalami serangan jantung, aku tidak sadar sedang menempatkan diriku dalam bahaya," ungkapnya.
Hingga akhirnya Suros menyadari hal tersebut dan harus berubah. Kini, ia sudah hidup normal dengan berat 53 kg setelah berjuang pemulihan empat tahun. 
 
Ia pun ingin meningkatkan keadaran orang yang mengalami gangguan makan, depresi, dan bunuh diri dengan sebuah proyek bertajuk Be•YOU•tiful.
  • Serangan jantung sering kali disebut juga dengan istilah miokardial infark. Serangan jantung terjadi ketika jantung kehilangan oksigen
    Serangan Jantung