Liputan6.com, Jakarta Di Kota Makassar, jumlah pasien cuci darah akibat diabetes mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Kudapan bercitra rasa sangat manis disinyalir menjadi biang kerok kondisi ini.
"Di sini itu makanannya manis-manis. Selain itu, penduduknya sendiri doyan makan nasi," kata Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, Dr. dr. Rachmat Latief, SpPD-KPTI, M. Kes, FINASIM kepada Health-Liputan6.com di Makassar pada Rabu (11/3/2015)
Diakui Rachmat, meski kudapan di Makassar berbahan dasar pisang yang mana terkandung banyak vitamin, tapi cara pengolahannya itu yang justru berisiko bagi kesehatan orang yang menyantapnya.
Misalnya saja es pisang ijo, pisang epek dan pala butung, semuanya berbahan dasar pisang, tapi ditambah bahan-bahan lainnya seperti sirup, gula, susu kental manis, dan bahan lainnya yang mampu menggugah selera.
Selain itu, jelas Rachmat, ada satu kudapan yang bukan berasal dari pisang tapi bila dikonsumsi satu saja setiap hari mampu menaikkan kadar gula di dalam tubuh.
"Namanya cucur bayao (sambil menunjuk bentuk dari makanan yang dimaksud). Dulu ukurannya nggak sekecil ini," kata Rachmat.
Rachmat menjelaskan, satu cucur bayao saja 'berisikan' satu butir telur di mana hanya kuningnya saja yang digunakan, ditambah dengan beberapa sendok gula pasir yang membuat kue ini sangat manis sekali. "Kalau makan itu sedikit saja, jangan satu buah gitu," kata Rachmat menjelaskan.
Setelah mendengar penjelasan dari Rachmat, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila Farid Moeloek yang berada di satu ruangan yang sama langsung melontarkan gurauan.
"Saya sebenarnya lagi mengurangi gula. Tapi, di sini saya disajikan makanan manis. Bagaimana ini, Pak Rachmat?," kata Menkes.
Warga Makassar Rentan Derita Diabetes, Ini Sebabnya
Di Kota Makassar, jumlah pasien cuci darah akibat diabetes mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Copy Link
Batalkan
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal2 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru1 minggu yang lalu
- Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
- Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
- ESG BRI Diakui Global, Masuk S&P Global Sustainability Yearbook Empat Tahun Berturut-turut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2844337/original/009156800_1562219838-20190704-Ma_ruf-Amin-Temui-Jusuf-Kalla-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341096/original/044527500_1757304695-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__63_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)