Liputan6.com, Jakarta Keberhasilan pengentasan kemiskinan salah satunya dilakukan dengan meningkatkan daya juang dan daya tahan warga miskin untuk hidup lebih baik dengan cara tekun menjalankan usaha.
“Kemiskinan merupakan masalah yang harus serius diatasi dengan melibatkan berbagai pihak terkait, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat, ” kata Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri dalam acara bedah rumah di Kabupaten Karang Anyar, Jawa Tengah, ditulis Jumat (27/6/2014).
Salah satu parameter dalam kriteria kemiskinan adalah rumah. Rumah menjadi dasar bagi warga miskin untuk semangat maju. Tidak hanya itu, ketercapaian tidak lepas dari semangat untuk membantu dan mengatasi jumlah warga miskin di yang ada di daerah tersebut.
“Selama ini, Kementrian Sosial (Kemensos) mencatat semangat kesetiakawanan sosial sangat kuat dalam pelaksanaan bedah kampung di berbagai tempat di Indonesia, ” ujarnya.
Komitmen Kemensos untuk terus menjalankan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pengurangan Kemiskinan di Indonesia (MP3KI) yang salah satu indikator pengurangan angka kemiskinan adalah pemenuhan kebutuhan rumah warga miskin yang faktanya memang tidak layak huni.
Dengan dibangun rumah layak huni, maka kepala keluarga akan berkonsentrasi pada pekerjaan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
“Kemensos menempuh cara untuk mengatasi hal itu dengan jaringan kemitraan. Hingga kini, telah menyelesaikan pembangunan 11.000 unit rumah layak huni bagi warga miskin, ” tandasnya.
Pada umumnya warga miskin memiliki banyak keterbatasan, sehingga cara yang tepat adalah dengan dibangunkan rumah layak huni. Selain itu, diberikan pula penguatan dalam bentuk Usaha Ekonomi Produktif (UEP), melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE).
Hasil monitoring dan penelitian internal menunjukkan, banyak warga miskin yang tergabung dalam KUBE telah berhasil dengan usaha yang dikelolanya, sehingga sudah ada yang bisa menabung dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
“Tentu saja, Kemensos terus memberikan pendampingan kepada mereka tidak hanya bantuan modal usaha. Dari sekian KUBE yang berhasil di antaranya, di Palembang, Bangka Belitung, Balikpapan dan Garut, Jawa Barat. Hasilnya cukup membanggakan, yaitu mampu membiayai sekolah anak dan membeli kebutuhan rumah tangga, ” ucapnya.
Pada Juni ini, Kemensos melanjutkan Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga miskin pada titik ke-45 di Kabupaten Karang Anyar, Provinsi Jawa Tengah.
Warga miskin mendapatkan bedah rumah bagi mereka yang tinggal di desa Kwangsan, Kecamatan Jumapolo sebanyak 120 unit rumah. Juga, Kemensos membantu 20 KUBE di Desa Kransan yang potensial di bidang pertanian dan mulai tumbuh perdagangan.
“Kabupaten Karang Anyar mendapatkan bantuan dana dari Kemensos Rp 1,6 miliar, terdiri dari Rp 1,2 miliar bagi 120 rumah yang akan dibedah dan Rp 400 juta untuk bantuan 20 KUBE, ” terang Mensos.
Juga, paket bantuan Kemensos berupa alat bantu dengar 3 unit, Kruk bagi penyandang disabilitas 2 pasang, kursi roda 4, dan 2 unit Sarana Lingkungan (Sarling).
Paket bantuan yang diberikan berdasarkan hasil kajian dan verifikasi di lapangan sebelum penetapan secara nilai manfaatnya. Untuk sarling sebagai bagian tidak terpisahkan dari bedah kampung yang didasarkan pada kebutuhan warga keseluruhan.
“Setelah melalui rembuk warga, ditetapkan sarling yang paling dibutuhkan dan diyakini mampu memperkuat interaksi sosial antarwarga setempat, ” ujarnya.
120 Unit Rumah Warga Miskin Dibedah
Pemenuhan kebutuhan rumah warga miskin merupakan upaya yang terus dilakukan kemensos selama ini untuk meningkatkan harkat hidup manusia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/677897/original/050912_RHN-BISNIS-01-PEMBANGUNAN-RUMAH-MURAH%203.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal2 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4475259/original/069032500_1687331408-cek_fakta_bohir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502785/original/075044200_1771042664-alat_pertanian_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383132/original/088044500_1793074246-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__6_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382785/original/072637300_1793009878-cek_fakta_-_bantuan_pupuk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382949/original/075830200_1793032690-IMG-20261026-WA0173.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9381837/original/032841000_1792900735-pg25-rumah-pkp-7e7a6d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381675/original/092211500_1792846333-email-attachment_2026_10_24_ariefhakim-at-klyid_maruarar-sirait-bedah-rumah-hampir-roboh-milik-warga-desil-i-di-kampung-ambon-jakbar_1000485022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6309977/original/086945200_1779184167-WhatsApp_Image_2026-05-19_at_16.26.49__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346661/original/026990900_1789190360-Menteri_PKP_Maruarar_Sirait-12_September_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9324493/original/058688900_1786709367-pg14-launching-bedah-rumah-0edc2f.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323641/original/054371500_1786628432-8ab14a8a-aa8e-46bc-9675-69eca651bfc4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3569402/original/019849300_1631496238-IMG-20210913-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323639/original/041823700_1786628432-f09fbcf3-5d0a-4789-bbf0-17469d496f4e.jpeg)