JD Vance: Trump Bisa Rilis Kesepakatan AS-Iran Lebih Cepat

JD Vance mengatakan, Iran juga berkomitmen menjaga stabilitas kawasan.

Diterbitkan 16 Juni 2026, 12:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Washington D.C - Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance mengatakan Presiden Donald Trump kemungkinan akan mempublikasikan rincian awal kesepakatan antara AS dan Iran lebih awal.

Tepatnya, sebelum penandatanganan resmi yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat di Jenewa, Swiss, dikutip dari BBC, Selasa (16/6/2026).

Menurut Vance, nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani masih bersifat umum dan menjadi kerangka dasar bagi negosiasi teknis lanjutan antara kedua negara.

Pernyataan itu disampaikan sehari setelah Trump mengumumkan bahwa kesepakatan awal dengan Teheran telah ditandatangani. Pejabat AS menyebut dokumen tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Trump, Vance, dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf.

Salah satu poin utama kesepakatan adalah pembukaan kembali Selat Hormuz pada Jumat, bersamaan dengan penandatanganan resmi perjanjian. Jalur pelayaran strategis tersebut merupakan rute penting bagi perdagangan energi global.

Vance mengatakan Iran juga berkomitmen menjaga stabilitas kawasan, menghentikan dukungan terhadap kelompok yang dianggap organisasi teroris oleh Washington, serta tidak mengembangkan senjata nuklir.

Sementara itu, pembicaraan teknis terkait program nuklir Iran akan dimulai pekan ini. Adapun pencabutan sanksi terhadap Teheran akan dilakukan secara bertahap sesuai pelaksanaan komitmen dalam kesepakatan tersebut.