Seorang penari cantik disebut-sebut sebagai salah satu pemicu karamnya kapal mewah Costa Concordia, 13 Januari 2012 lalu. Domnica Cemortan namanya.
Wanita berusia 25 tahun itu diduga mencium sang kapten, Francesco Schettino, sesaat sebelum kapal mewah itu menabrak karang hingga tenggelam di perairan Italia.
Perempuan tersebut sebelumnya terlihat makan malam bersama kapten. Dilaporkan juga bahwa baju dara ayu itu ditemukan di kabin sang nahkoda.
Kini Domnica bersaksi di persidangan untuk mengungkap aktivitas apa saja yang dilakukan sang kapten Francesco. Dalam kesaksian di Pengadilan Grosseto, Italia, Domnica mengaku memiliki hubungan spesial dengan Francesco.
"Ya, hubunganku dengan Francesco dekat," kata Domnica, seperti dimuat News.com.au, Rabu (30/10/2013)."Aku makan malam bareng dengan kapten sebelum kapal karam."
Sebelumnya seorang penumpang asal Belanda, Monique Maurek mengaku melihat adegan mesra kapten dengan perempuan cantik yang diduga Domnica.
"Bagiku ini skandal. Aku melihat kapten kapal menghabiskan malam sebelum kapal menabrak karang, minum-minum di bar sambil merangkul seorang perempuan cantik," ungkap Monique.
Namun Domnica tak menjelaskan detail apa saja yang ia lakukan bersama kapten Francesco, selain makan bareng. Dia hanya menjelaskan pembicaraannya dengan sang kapten.
"Kapten sempat bercanda, bilang aku untuk santai saja menghabiskan makanan penutup, laju kapal bisa diperlambat," ujar wanita cantik itu.
Sejumlah pihak menyalahkan kapten Francesco sebagai penyebab karamnya Costa Concordia. Karena telah melajukan kapal terlalu cepat dan malah berlayar mendekati Pulau Giglio. Hal itu dinilai sangat berisiko.
"Kapten tak bilang apa-apa soal perjalanan menuju pulau itu," ucap Domnico.
Tapi pada persidangan sebelumnya, salah satu awak kapal, d' Antonello Tievoli mengaku telah meminta Francesco agar mendekati Pulau Giglio sejenak. d' Antonello ingin menyapa sanak keluarganya di sana. Sebab pada pelayaran sebelumnya kapal tak mendekati pulau itu.
'Kapten Pengecut'
Kapten Francesco disebut pengecut. Saat kapal mulai tenggelam, kapten memilih ngacir duluan. Tak seperti kapten heroik Titanic Edward John Smith yang memilih tenggelam bersama kapalnya.
Namun Francesco malah menyalahkan anak buahnya, yang juga nahkoda, asal Indonesia. Kapten berdalih anak buahnya itu salah mengikuti instruksinya saat keadaan kapal mulai genting. Domnico angkat bicara soal hal ini.
"Saat itu, aku sudah tidak bisa melihat apa-apa karena gelap. Aku hanya mendengar instruksi kapten. Tapi disalahmengertikan. Perintah pun dilontarkan kembali," jelas Domnico.
Istri kapten Francesco, Fabiola Russo melakukan pembelaan. Dalam sebuah wawancara dengan majalah Italia, ia mengatakan, "suamiku berada di pusat badai yang dipicu pemberitaan media." Ia merasa suaminya dikambinghitamkan.
Kuasa hukum Francesco Schettino telah mengajukan permohonan, terkait persidangan kliennya atas kasus kecelakaan, dengan mengatakan si kapten bersedia dibui 3 tahun 5 bulan.
Padahal, terdakwa terancam pidana 20 tahun atas kasus kecelakaan spektakuler yang menewaskan 32 orang. Ia dikenakan dakwaan pembunuhan, mengabaikan kapal yang karam, dan menyebabkan kerusakan lingkungan di lokasi karam Costa Concordia di perairan Pulau Giglio. (Riz)
Pengakuan Penari Cantik `Pencium` Kapten Kapal Karam Concordia
Sebelum kapal karam, seorang penumpang mengaku melihat adegan mesra kapten dengan penari cantik yang diduga Domnica.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/11180/original/pengakuan-131030a.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
- Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol47 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776165/original/067157000_1782861161-mbappe.jpg)
- Tempat Menonton Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 20262 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4887490/original/081442300_1720552745-AP24191690613776.jpg)
- Selamat Datang ke Dunia, Quinona Ysisidra Morita Haaland Guevara!4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776139/original/033566400_1782846347-000_B8UG2YZ.jpg)
- Bek Timnas Hanya Pakai Sendal Jepit saat Diterima Kerajaan Norwegia: Layak Kartu Merah!4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4824750/original/024298400_1715077989-Mu_vs_Crystal_Palace_2.jpg)
- Lionel Messi Bukan Satu-satunya Ancaman bagi Inggris4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9238160/original/090232600_1783129383-mes4.jpg)
- Debut Kontra Inggris, Ini Rekor Lionel Messi Lawan Negara Top4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9238160/original/090232600_1783129383-mes4.jpg)
- Prediksi Inggris vs Argentina: Rivalitas Lama Bangkit di Piala Dunia 20266 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296658/original/081223500_1784019662-000_B9YV49G.jpg)
- Bek Inggris Sambut Kesempatan Seumur Hidup Hadapi Lionel Messi7 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292116/original/017292800_1783585765-inggris.jpg)
- Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026: Legenda Yakin Final8 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292116/original/017292800_1783585765-inggris.jpg)
- Polisi Selidiki Kematian Jayden Adams di Cape Town, Keluarga Tunggu Autopsi8 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294053/original/082906500_1783778628-Jayden_Adams.jpg)
- Barcelona Sumbang 10 Pemain di Semifinal Piala Dunia 20268 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296024/original/097611600_1784000800-000_B9FB274.jpg)
- Polisi Bergerak Selidiki Kematian Jayden Adams9 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294052/original/078184700_1783778533-adams_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5549356/original/044187700_1775616635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-08T094635.806.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296369/original/030425400_1784012720-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T140419.763.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411714/original/008904900_1479708928-Italia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4456086/original/063744300_1686101414-000_33H79VT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2810153/original/050676000_1558325291-20190517-Kompetisi-Pesawat-Kertas-Terbesar-Dunia--AFP-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5321083/original/014211100_1755662628-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9127421/original/083898700_1783071242-PHOTO-2026-07-03-15-53-03.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672341/original/071571400_1782711804-70hRn97LteFVB11vw967oEXLbWSKb9ch7GjPqNrz.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8511784/original/085283500_1782434702-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8408521/original/066435200_1782291770-psikiater_Indonesia_dr._Andri__SpKJ__FAPM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263308/original/007567800_1781880145-1000563083.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7182658/original/064658700_1779978568-6.jpg)