Liputan6.com, Cape Town - Tanggal 9 Mei 1994 menjadi salah satu momen paling bersejarah dalam perjalanan demokrasi Afrika Selatan ketika Nelson Mandela resmi terpilih sebagai presiden pertama yang memenangkan mandat melalui pemilu demokratis multirasial.
Peristiwa itu terjadi hanya sepekan setelah kemenangan Kongres Nasional Afrika (ANC) dalam pemilu bersejarah yang menandai berakhirnya rezim apartheid.
Di Gedung Parlemen Cape Town, Mandela berdiri di hadapan Majelis Nasional bukan lagi sebagai mantan tahanan politik, melainkan sebagai pemimpin baru Afrika Selatan.
Advertisement
Sidang parlemen hari itu menjadi simbol transformasi besar negara tersebut. Ruang sidang yang selama puluhan tahun didominasi elite kulit putih berubah menjadi representasi baru Afrika Selatan yang lebih beragam.
Sebanyak 400 anggota parlemen baru menghadiri sidang, termasuk lebih dari 70 perempuan dari berbagai latar belakang ras dan sosial.
Momen emosional terjadi ketika pejuang antiapartheid Albertina Sisulu mencalonkan nama lengkap Nelson Mandela, “Nelson Rolihlahla Mandela”, sebagai presiden.
Mandela kemudian melangkah menuju kursi presiden di ruang sidang, yang sebelumnya ditempati Presiden FW de Klerk. Empat tahun sebelumnya, De Klerk merupakan sosok yang mengumumkan pembebasan Mandela setelah menjalani 27 tahun penjara.
Kini, De Klerk berdiri dan memberikan tepuk tangan kepada mantan rival politiknya itu dalam suasana yang menandai rekonsiliasi nasional.
Suasana sidang semakin khidmat ketika seorang imbongi atau penyanyi pujian tradisional melantunkan syair dalam bahasa isiXhosa di dalam gedung parlemen.
Ketua Mahkamah Agung Afrika Selatan saat itu, Michael Corbett, secara resmi mengumumkan Mandela sebagai Presiden Terpilih Afrika Selatan.
Tak lama setelah pengumuman tersebut, Mandela muncul di balkon Balai Kota Cape Town — lokasi yang sama tempat ia menyampaikan pidato kebebasan pertamanya usai dibebaskan dari penjara pada 1990.
Di hadapan ribuan warga yang memadati kawasan itu, Uskup Agung Desmond Tutu memperkenalkan Mandela sebagai “Presiden baru negara kita”.
Sehari setelah pemilihan di parlemen, Mandela resmi dilantik sebagai Presiden Afrika Selatan pada 10 Mei 1994 di Pretoria, menandai dimulainya era baru demokrasi dan rekonsiliasi nasional di negara tersebut.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4721765/original/042592700_1705764955-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4475335/original/047117200_1687332770-20230621-Kapal_Selam_Wisata_Bangkai_Titanic-AP-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3030536/original/025901800_1579772464-048838900_1568532795-Bendera_Bangladesh__Pixabay_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2042618/original/020201800_1522381880-Monyet-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3054701/original/056077800_1582101895-boat-3480914_960_720.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3512398/original/027036300_1626405295-napoleon-bonaparte-67784_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4888/original/john-f-kennedy-131119c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1316650/original/057021200_1471092056-telegraf.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3902264/original/024356000_1642047204-pexels-photo-753619.jpeg)