Liputan6.com, Jakarta - Asal-usul nama-nama bulan yang digunakan dalam kalender modern berakar pada sejarah Romawi kuno, jauh sebelum Masehi.
Sistem 12 bulan dengan total 365 hari yang kita pakai saat ini merupakan hasil evolusi panjang dari kalender Romawi, yang mengalami sejumlah perubahan sejak era kerajaan hingga kekaisaran, dikutip dari laman Mentalfloss, Rabu (11/2/2026).
Menurut legenda Romawi, Romulus—tokoh mitologis pendiri Kota Roma—menciptakan kalender pertama sekitar tahun 738 SM. Kalender tersebut hanya terdiri dari 10 bulan: Martius, Aprilis, Maius, Junius, Quintilis, Sextilis, September, Oktober, November, dan Desember. Sistem itu hanya mencakup 304 hari, sementara sisa sekitar 61 hari pada musim dingin tidak dimasukkan dalam penanggalan resmi.
Advertisement
Meski kisah tersebut kini lebih dianggap sebagai legenda ketimbang fakta sejarah, sebagian besar nama bulan dari era itu tetap bertahan hingga kini, meskipun beberapa telah mengalami perubahan.
Januari dan Februari: Tambahan dari Numa
Kalender Romawi awal tidak mengenal Januari dan Februari. Kedua bulan ini diyakini ditambahkan sekitar tahun 700 SM pada masa pemerintahan raja kedua Roma, Numa Pompilius. Penambahan itu melengkapi sistem menjadi 12 bulan.
Januari, yang dalam bahasa Latin disebut Januarius, diambil dari nama Janus, dewa pintu dan gerbang dalam mitologi Romawi. Janus digambarkan memiliki dua wajah yang menghadap ke depan dan ke belakang, melambangkan awal dan akhir—simbol yang sesuai untuk bulan pembuka tahun.
Februari berasal dari festival penyucian kuno Romawi bernama Februalia, yang digelar untuk menghormati Juno dalam perwujudannya sebagai Februa. Bulan ini identik dengan ritual pembersihan dan pembaruan diri.
Awalnya, Februari ditempatkan setelah Desember. Namun pada 452 SM, posisinya dipindahkan ke antara Januari dan Maret, seperti yang dikenal sekarang.
Maret hingga Juni: Dewa-Dewi Romawi
Maret, atau Martius, dinamai menurut Mars, dewa perang Romawi. Pada masa awal, tahun baru justru dimulai pada bulan ini, mencerminkan pentingnya musim semi sebagai awal siklus kehidupan dan musim kampanye militer.
April (Aprilis) diduga berkaitan dengan dewi Venus atau Aphrodite dalam mitologi Yunani. Ada pula teori yang menyebutkan nama ini berasal dari kata Latin aperire yang berarti “membuka,” merujuk pada mekarnya bunga di musim semi.
Mei (Maius) kemungkinan diambil dari nama Maia, dewi kesuburan, sedangkan Juni (Junius) merujuk pada Juno, istri Jupiter dan pelindung perempuan, pernikahan, serta persalinan.
Juli dan Agustus: Jejak Para Kaisar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5355487/original/068013500_1758339035-unnamed__3_.jpg)
Juli dan Agustus awalnya memiliki nama berbeda. Juli dulunya disebut Quintilis, yang berarti “bulan kelima,” karena pada masa itu tahun dimulai dari Maret. Pada 44 SM, bulan ini diganti menjadi Julius untuk menghormati Julius Caesar, tokoh yang juga mereformasi kalender menjadi Kalender Julian.
Agustus sebelumnya bernama Sextilis atau “bulan keenam.” Pada 8 SM, namanya diubah untuk menghormati Kaisar Augustus.
September hingga Desember: Warisan Angka Kuno
Empat bulan terakhir—September, Oktober, November, dan Desember—masih mempertahankan akar numeriknya dari bahasa Latin. Nama-nama tersebut berasal dari septem (tujuh), octo (delapan), novem (sembilan), dan decem (sepuluh).
Meskipun kini menempati posisi bulan kesembilan hingga ke-12 dalam kalender 12 bulan, nama-nama tersebut tidak pernah diubah setelah sistem kalender berkembang.
Warisan Ribuan Tahun
Kalender Romawi terus mengalami penyempurnaan, terutama melalui reformasi Julius Caesar pada 46 SM yang memperkenalkan Kalender Julian dengan 365 hari dan tahun kabisat. Sistem ini kemudian menjadi dasar bagi Kalender Gregorian yang digunakan secara global saat ini.
Lebih dari dua milenium setelah pertama kali diperkenalkan, nama-nama bulan tersebut tetap digunakan di berbagai bahasa di dunia, menjadi bukti kuat pengaruh peradaban Romawi terhadap sistem penanggalan modern.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472796/original/057767300_1782376694-cek_fakta_BPS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1238139/original/082014900_1521205275-pp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5355485/original/050496700_1758339034-unnamed__1_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259732/original/038298000_1781511216-000_B7396ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258990/original/029859700_1781430570-AP26154680263164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260144/original/013036700_1781578034-AP26166147695589.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261509/original/095684300_1781725548-RD_Kongo_s_Yoane_Wissa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8362045/original/070572100_1782237587-AP26174619862047.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8385152/original/045727200_1782264420-panama.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378005/original/081695500_1782256125-ghana.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264303/original/054619900_1782106281-AP26172737361128.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264253/original/054046300_1782102358-uruguay.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8456333/original/005196400_1782354547-063_2282682114.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5355482/original/010492400_1758338914-q.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4700453/original/094011300_1703750925-Ilustrasi_malam_pergantian_tahun__perayaan_Tahun_Baru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4699265/original/081589400_1703666627-top-view-calendar-modern-concept.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5500102/original/034437400_1770813332-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/876363/original/095479900_1431577953-desktopwallpapers.org.ua-3372.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5500069/original/047515300_1770810004-260211-pakai-alat-sederhana-ayah-di-gaza-cari-tulang-belulang-anak-dan-istri-38eb9d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5443219/original/073387800_1765634251-20251213BL_Panjat_Tebing_-06.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5500067/original/023797900_1770809936-260211-pameran-langka-lucian-freud-segera-dibuka-di-london-078ba8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)