Liputan6.com, Beijing - Seorang pria di China harus menjalani operasi darurat setelah lintah hidup ditemukan bersarang di kandung kemihnya. Tindakan berbahaya itu dilakukan secara sengaja melalui uretra karena korban meyakini metode tersebut dapat memberikan manfaat kesehatan berdasarkan pengobatan tradisional yang ia temukan di internet.
Pria berusia 23 tahun yang diketahui bermarga Zheng itu berasal dari Kota Zhengzhou, Provinsi Henan. Ia dilaporkan mengalami nyeri hebat dan kesulitan buang air kecil tak lama setelah mengikuti metode pengobatan alternatif tersebut.
Mengutip Oddity Central, Jumat (16/1/2026), tim medis yang menangani Zheng melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) dan menemukan seekor lintah hidup sepanjang sekitar lima sentimeter menempel pada dinding kandung kemihnya. Parasit penghisap darah itu menjadi penyebab utama rasa sakit yang dialami pasien.
Advertisement
Kondisi Zheng semakin memburuk hingga ia mendatangi Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit setempat. Dokter menjelaskan lintah tersebut melepaskan zat antikoagulan, yang berisiko memicu pendarahan berkepanjangan serta iritasi pada jaringan kandung kemih.
Karena tidak lagi mampu menahan rasa sakit, Zheng kemudian dibawa ke ruang operasi untuk menjalani tindakan bedah darurat. Prosedur pengangkatan lintah dilakukan oleh tim urologi yang dipimpin Wakil Direktur Departemen Urologi rumah sakit tersebut.
Dengan menggunakan peralatan steril, tim medis berhasil mengeluarkan lintah hidup dari kandung kemih pasien. Setelah operasi, kondisi Zheng dilaporkan membaik. Ia kembali dapat buang air kecil secara normal, sementara rasa nyeri yang dialaminya berangsur mereda.  Â
Risiko Pengobatan Online
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4113977/original/043890800_1659688858-pexels-cottonbro-7578803.jpg)
Pasien dengan kasus yang mengejutkan catatan medis ini pun diperingatkan oleh para dokter jika pengobatan yang tidak memiliki dasar ilmiah berisiko serius bagi kesehatan, sehingga berharap kejadian tersebut tidak terjadi lagi dan tidak sembarangan mengikuti saran pengobatan yang beredar di internet.
Direktur Departemen Urologi Rumah Sakit Rakyat Zhengzhou, Dr. Shan Zhongjie, turut menjelaskan tindakan semacam ini juga berpotensi menimbulkan masalah serius di masa depan akibat pernah memasukkan parasit ke dalam organ vital tersebut.
"Operasi itu sendiri membawa risiko dan dapat menyebabkan kerusakan sekunder pada uretra dan kandung kemih. Hal itu dapat meninggalkan penderitaan jangka panjang seperti nyeri kronis, disfungsi saluran kemih, infeksi berulang, dan penyempitan uretra," ucapnya mengingatkan dampak yang dialami pasien dapat bersifat jangka panjang.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3135506/original/049597800_1590211524-leech-368345_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409523/original/014973200_1479454255-China.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4441329/original/046708800_1685016629-pexels-pixabay-33786.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3995760/original/096587400_1649941084-20220414-Proyeksi-Neraca-Perdagangan-Indonesia-FANANI-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8720554/original/060197100_1782813704-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4166753/original/096704000_1663802133-Harga_Minyak_Dunia_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672277/original/063177600_1782711737-NCsRb5czH44MUNLZy8YHS771xaRgvJEmI7skFWQv.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5258288/original/028345200_1750351565-IMG_5302.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8681319/original/003935100_1782730752-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4729966/original/074920500_1706586460-taro-ohtani-5T5zmIqs0AM-unsplash.jpg)