Lompat ke Laut hingga Pakai Baju Motif Polkadot, Ini 12 Tradisi Unik Perayaan Tahun Baru di Seluruh Dunia

Selain melompat ke laut dan pakai baju motif polkadot, apa lagi tradisi unik di malam tahun baru?

Diterbitkan 29 Desember 2025, 12:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perayaan Malam Tahun Baru tidak selalu identik dengan pesta kembang api dan hitung mundur tengah malam.

Di berbagai belahan dunia, pergantian tahun justru dirayakan lewat ritual-ritual unik yang sarat makna simbolis, mulai dari melompat ke laut, membawa koper kosong, hingga menghancurkan buah delima, dikutip dari laman Afar.com, Senin (29/12/2025).

Tradisi-tradisi ini diyakini membawa keberuntungan, kemakmuran, dan awal yang lebih baik di tahun baru.

Berikut 12 tradisi Tahun Baru yang dirayakan di berbagai negara:

1. Melompat ke Laut dengan Pakaian Putih di Brasil

Di Brasil, warga mengenakan pakaian serba putih dan berlari ke laut tepat saat tengah malam.

Tradisi ini berakar dari kepercayaan Candomblé dan menjadi bagian dari Festa de Iemanjá, penghormatan kepada dewi laut. Melompati tujuh ombak diyakini membawa harapan dan permohonan untuk tahun mendatang.

2. Menyantap Makanan Pembawa Keberuntungan

Di Spanyol dan Portugal, orang memakan 12 butir anggur saat lonceng tengah malam berdentang. Italia memiliki tradisi menyantap lentil, sementara Jerman memilih marzipan berbentuk babi sebagai simbol keberuntungan. Di Estonia, jumlah makan dipercaya menentukan kekuatan seseorang di tahun baru.

3. Hogmanay di Skotlandia

Perayaan Hogmanay berlangsung beberapa hari dan ditandai dengan tradisi first footing, yakni menjadi tamu pertama yang mengunjungi rumah orang lain setelah tengah malam. Warga juga membersihkan rumah secara menyeluruh sebagai simbol awal yang bersih.

4. Motif Polkadot dan Buah Bulat di Filipina

Masyarakat Filipina mengenakan pakaian bermotif bulat dan menyajikan buah-buahan bulat seperti jeruk dan anggur. Bentuk bulat melambangkan koin dan diyakini membawa kemakmuran.

5. 12 Detik Hening di Rusia

Menjelang tengah malam, warga Rusia mengheningkan cipta selama 12 detik untuk memanjatkan harapan bagi tahun yang akan datang, setelah merenungkan perjalanan setahun terakhir.

 

6. Berjalan dengan Koper Kosong di Meksiko

Tradisi membawa atau mengelilingi rumah dengan koper kosong dipercaya akan mendatangkan perjalanan dan petualangan baru sepanjang tahun.

7. Membuang Air ke Luar Rumah di Kuba

Warga Kuba melempar ember berisi air keluar rumah sebagai simbol membuang energi negatif dan kesialan dari tahun yang berlalu.

8. Menghancurkan Buah Delima di Yunani

Buah delima digantung di pintu rumah dan dihancurkan saat pergantian tahun. Semakin banyak biji yang berhamburan, semakin besar keberuntungan yang diyakini akan datang.

9. Meramal Masa Depan dengan Timah di Jerman dan Austria

Melalui tradisi Bleigießen, timah cair dituangkan ke air dingin dan bentuknya diartikan sebagai pertanda nasib di tahun baru.

10. Mencari Pria 'Berhidung Banyak' di Spanyol

Di wilayah Catalonia, anak-anak diajak mencari tokoh mitos L’home dels nassos, pria dengan “banyak hidung” yang konon mengabulkan permintaan di hari terakhir tahun.

11. Kalender Bawang di Rumania

Warga membuat kalender dari lapisan bawang yang diberi garam untuk memprediksi curah hujan setiap bulan di tahun mendatang.

12. Melompat dari Kursi di Denmark

Saat tengah malam, warga Denmark melompat dari kursi atau sofa sebagai simbol melompat ke tahun baru. Tradisi ini diyakini membawa keberuntungan jika dilakukan.

Meski berbeda-beda, seluruh tradisi tersebut memiliki satu benang merah: harapan akan awal baru yang lebih baik. Dari ritual sederhana hingga perayaan besar, Tahun Baru di berbagai negara dirayakan dengan cara yang mencerminkan budaya, kepercayaan, dan nilai masyarakat setempat.