Liputan6.com, Paramaribo - Serangan pisau di luar ibu kota Suriname, Paramaribo, menewaskan sedikitnya sembilan orang, termasuk lima anak. Demikian diungkapkan polisi setempat pada Minggu (28/12/2025).Â
Melansir Associated Press, para pejabat mengatakan para korban termasuk empat anak pelaku sendiri serta para tetangga yang datang untuk menolong. Seorang anak dari tetangga tersebut juga turut tewas. Media lokal melaporkan bahwa para korban ditemukan di beberapa rumah yang berbeda.
Serangan itu terjadi di Richelieu, di Distrik Commewijne, sekitar 25 kilometer di sebelah timur Paramaribo. Para tetangga mengatakan serangan bermula setelah tersangka, seorang pria berusia 43 tahun, terlibat pertengkaran melalui telepon dengan istrinya, yang sudah tidak lagi tinggal bersamanya.
Advertisement
Para tetangga mengatakan bahwa setelah istri tersangka menyampaikan bahwa ia tidak akan menjemput anak-anak mereka dan akan mengirim orang lain untuk melakukannya, tersangka kemudian menyerang anak-anaknya dengan pisau dan juga menyerang para tetangga di rumah mereka masing-masing.
Â
Pelaku Serangan Pisau Terluka
Dalam pernyataan pada Minggu, Korps Kepolisian Suriname menyatakan bahwa tersangka sempat berusaha menyerang petugas polisi yang tiba di lokasi dan mengalami luka saat ditangkap. Saat ini ia sedang menjalani pemulihan di rumah sakit.
Polisi mengatakan seorang anak keenam dan satu orang dewasa lainnya mengalami luka serius dalam serangan tersebut dan sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Paramaribo.
Melalui halaman Facebook-nya, Presiden Suriname Jennifer Geerlings-Simons menanggapi kabar tersebut dengan mengatakan bahwa pelaku telah merenggut nyawa anak-anaknya sendiri dan para tetangganya.
"Saya mendoakan agar semua yang berduka diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan dalam masa yang sangat sulit dan tidak terbayangkan ini," tulis Geerlings-Simons dalam bahasa Belanda, yang merupakan bahasa resmi negara itu.
Suriname, bekas koloni Belanda, adalah negara merdeka terkecil di Amerika Selatan, dengan jumlah penduduk sekitar 600.000 jiwa. Negara ini secara tradisional memiliki salah satu tingkat pembunuhan terendah di kawasan. Namun, menurut data yang dihimpun oleh lembaga pemikir Insight Crime, tingkat pembunuhan melonjak pada tahun 2024 menjadi 30 kasus pembunuhan per 100.000 penduduk. Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5456773/original/041029400_1766968706-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)