Liputan6.com, Kolombo - Pihak berwenang Sri Lanka mengatakan pada Rabu (3/12/2025) bahwa mereka membutuhkan sekitar USD 7 miliar atau sekitar Rp116,6 triliun untuk membangun kembali rumah, industri, dan jalan yang hancur akibat Siklon Ditwah, yang sejauh ini telah menewaskan sedikitnya 465 orang.
Harapan untuk menemukan 366 orang lainnya yang masih hilang telah memudar setelah tanah longsor dan banjir yang dipicu oleh siklon tersebut, yang membawa curah hujan tertinggi dalam sejarah di seluruh pulau itu pekan lalu.
"Perkiraan awal kami adalah bahwa kami memerlukan sekitar enam hingga tujuh miliar dolar untuk rekonstruksi," kata Komisaris Jenderal Layanan Esensial Prabath Chandrakeerthi, yang memimpin upaya pemulihan besar-besaran seperti dikutip dari CNA.
Advertisement
Chandrakeerthi menambahkan bahwa pemerintah memberikan USD 81 atau sekitar Rp1,3 juta kepada setiap keluarga untuk membantu membersihkan rumah mereka, sementara keluarga yang kehilangan rumah akan menerima hingga 2,5 juta rupee.
Presiden Anura Kumara Dissanayake mengatakan bahwa bantuan dari luar negeri sangat penting untuk membiayai pemulihan karena negara tersebut masih dalam proses bangkit dari krisis ekonomi terburuknya tiga tahun lalu.
Dissanayake menyatakan keadaan darurat pada Sabtu (29/11) dan berjanji akan membangun kembali dengan bantuan internasional.
"Kami baru saja mulai keluar dari krisis ekonomi ketika bencana ini melanda, yang menjadi tantangan terbesar yang pernah dihadapi oleh pemerintahan mana pun," ujar Dissanayake.
Sri Lanka menyatakan gagal bayar utang luar negeri sebesar USD 46 miliar pada April 2022 setelah negara itu kehabisan devisa untuk membiayai bahkan impor paling mendasar, seperti makanan, bahan bakar, dan obat-obatan.
Negara itu kemudian memperoleh pinjaman bantuan sebesar USD 2,9 miliar dari IMF, yang mengatakan bahwa perekonomian telah kembali stabil, namun Sri Lanka harus mempertahankan reformasi, termasuk langkah-langkah penghematan.
Krisis pada 2022 memicu protes jalanan selama berbulan-bulan yang memaksa presiden saat itu, Gotabaya Rajapaksa, mengundurkan diri.
Lebih dari 1,5 juta orang di negara itu terdampak bencana ini, dengan sekitar 200.000 orang berada di tempat penampungan pemerintah.
Beberapa wilayah yang paling parah terdampak di kawasan perbukitan tengah masih sulit dijangkau dan pihak berwenang terus berupaya membuka kembali akses jalan serta memulihkan jalur komunikasi.
Meski sedang dilanda bencana, negara yang sangat bergantung pada pariwisata itu tetap menyambut kedatangan sebuah kapal pesiar mewah di pelabuhan Kolombo pada Selasa.
"Kedatangan kapal tersebut mengirimkan pesan jelas kepada dunia: Sri Lanka aman, terbuka, dan siap menyambut para wisatawan kembali," ungkap badan pariwisata negara itu.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5427182/original/050718700_1764330980-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3422244/original/091053300_1617783755-079120000_1577866352-20200101-Ciliwung-Meluap_-Banjir-Rendam-Kawasan-Rawajati-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8381244/original/081801500_1782260038-IMG-20260623-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5429927/original/018407700_1764648000-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-02T105923.268.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1999224/original/001682600_1521122778-Tanggul-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4936759/original/084695800_1725472469-IMG_20240905_005417.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3011480/original/007074200_1578019581-pesingg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257697/original/005824500_1781252126-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3259821/original/094514600_1602033684-felix-mittermeier-L4-16dmZ-1c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7438136/original/047766900_1780214462-Ombak_Bali.jpeg)