Liputan6.com, Washington, DC - Ketika Alexis Wilkins, seorang penyanyi country yang sedang merintis karier dan menjalin hubungan dengan Direktur FBI Kash Patel menyanyikan The Star-Spangled Banner di konvensi tahunan National Rifle Association (NRA) di Atlanta pada musim semi lalu, ia datang dengan pengawalan yang sangat kuat — sebuah tim Special Weapons and Tactics (SWAT) dari kantor lapangan FBI setempat.
Dua agen tersebut adalah anggota unit khusus yang terlatih untuk menyerbu bangunan yang dibarikade dan menyelamatkan sandera. Mereka dikirim ke acara itu atas perintah Patel. Tetapi, menurut enam orang yang mengetahui kejadian itu, setelah melihat bahwa acara di Georgia World Congress Center telah diamankan dan bahwa Wilkins tampaknya tidak berada dalam bahaya, mereka meninggalkan lokasi sebelum acara selesai.
Tak lama setelah itu, Patel disebut menegur komandan tim tersebut dengan keras, mengatakan bahwa pacarnya ditinggalkan tanpa perlindungan yang dibiayai pembayar pajak, serta mengecam apa yang ia anggap sebagai kegagalan melaporkan pergerakan tim tersebut kepada atasan selama Wilkins berada di lantai konvensi — tempat ia bernyanyi dan berbicara dengan para peserta.
Advertisement
Patel khawatir bahwa Wilkins, seorang tokoh konservatif yang cukup dikenal, dapat diserang oleh orang-orang yang pernah mengancamnya secara online.
Melansir Straits Times, penggunaan sumber daya pemerintah oleh Patel secara besar-besaran selama sembilan bulan pertama masa jabatannya telah memunculkan pertanyaan tentang apakah tindakannya melampaui batas praktik standar. Ini termasuk penggunaan perlindungan keamanan secara intensif untuk dirinya dan pacarnya.
Ia dilaporkan juga menggunakan jet pemerintah untuk beberapa perjalanan rekreasinya, seperti perjalanan golf bersama teman-teman ke sebuah resor pribadi di Skotlandia pada musim panas.Direktur FBI memang diwajibkan menggunakan pesawat pemerintah karena mereka harus selalu dapat mengakses peralatan komunikasi yang aman. Namun, penggunaan pesawat itu untuk perjalanan dinas—atau untuk pulang ke rumah apabila mereka meninggalkan tempat tinggal sebelumnya demi bertugas di Washington—tetap memerlukan perencanaan dan koordinasi yang matang.
Menarik Perhatian
Perlindungan keamanan pemerintah bagi Wilkins saat ia menghadiri acara atau tampil di panggung menarik perhatian khusus. Bahkan beberapa tokoh kanan yang sebelumnya mendukung Patel dalam upaya mereformasi FBI kini ikut mengkritiknya.
"Apakah dia dianggap sebagai istri Kash?" tanya Grace Chong, seorang influencer melalui platform X, merujuk pada penggunaan sumber daya FBI untuk Wilkins. "Kalau bukan, kenapa kita yang harus membayar perlindungannya?"
Pejabat FBI saat ini dan para mantan pejabat mengatakan bahwa penugasan agen SWAT untuk melindungi pacar Patel sangatlah tidak biasa, mengingat tugas utama tim SWAT biasanya mencakup operasi berisiko tinggi seperti menangkap tersangka berbahaya atau menjalankan misi taktis penting.
Tim SWAT sendiri tidak mendapatkan pelatihan mendalam mengenai pengawalan VIP di Akademi FBI. Meski begitu, dalam kondisi tertentu mereka memang pernah dikerahkan untuk membantu detail keamanan direktur, seperti ketika Patel bepergian ke Inggris pada bulan Mei atau ketika Robert Mueller, salah satu pendahulunya, melakukan perjalanan ke Irak.
Menurut pejabat saat ini dan mantan pejabat, perlindungan bagi VIP mestinya didasarkan pada perencanaan awal yang matang. Namun, penggunaan tim taktis oleh Patel di berbagai lokasi di seluruh negeri tampak dilakukan secara mendadak, dengan sebagian agen hanya menerima sedikit pemberitahuan sebelum dikirim untuk melindungi Wilkins.
Cara penggunaan sumber daya ini mendorong sejumlah mantan agen untuk mengkritiknya, termasuk Christopher O’Leary, seorang mantan marinir yang sebagai agen FBI senior pernah memimpin tim khusus yang menangani misi berisiko tinggi.
"Penggunaan jet GV secara berlebihan untuk kepentingan pribadinya, ditambah penugasan agen-agen SWAT untuk menjaga pacarnya, menunjukkan bahwa Patel kurang berpengalaman dalam memimpin, tidak bijak dalam mengambil keputusan, dan minim kerendahan hati," tutur O’Leary, merujuk pada Gulfstream—jenis jet pemerintah yang digunakan Patel.
Mantan pejabat lain yang ahli dalam operasi taktis turut menyuarakan kekhawatiran terkait aspek hukum. Mereka menyebutkan bahwa belum jelas apakah agen SWAT yang ditugaskan untuk melindungi Wilkins akan memperoleh perlindungan hukum yang sama seperti agen federal lain yang mungkin harus menggunakan kekuatan mematikan dalam tugas resmi mereka.
Para mantan pejabat menambahkan bahwa dalam setiap misi SWAT, agen diharuskan menyusun rencana operasi yang jelas — kecuali dalam situasi darurat.
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Bukan Sekali Terjadi
Sorotan ini terjadi ketika FBI tengah menghadapi kemungkinan pemotongan anggaran besar. Pada Mei, Patel mengatakan kepada para senator bahwa ia mendukung proposal Gedung Putih untuk mengurangi anggaran FBI sekitar USD 500 juta, berbalik arah setelah sebelumnya meminta tambahan dana.
Ben Williamson, juru bicara Patel, mengaku bahwa pengeluaran Patel untuk transportasi sebanding dengan pendahulunya, Christopher Wray dan James Comey.
Williamson menolak memberikan rincian tentang perjalanan dan perlindungan Wilkins atau berapa banyak biaya yang dikeluarkan, tetapi ia mengatakan semuanya dibenarkan oleh ancaman yang diterima Wilkins. Ia membantah penilaian agen SWAT bahwa Wilkins tidak dalam bahaya di konvensi NRA.
"Nona Wilkins menerima perlindungan karena ia menghadapi ratusan ancaman pembunuhan yang kredibel terkait hubungannya dengan Direktur Patel," ungkap Williamson. "Kritik berniat buruk terhadap perjalanan FBI tidak akan menghalangi misi biro."
Insiden di Atlanta tersebut bukanlah pertama kalinya tim SWAT digunakan untuk melindungi Wilkins, yang berusia 27 tahun dan telah berhubungan dengan Patel yang berusia 45 tahun selama sekitar tiga tahun. Sumber daya SWAT telah beberapa kali dialihkan untuk menjaga Wilkins dalam beberapa bulan terakhir, termasuk di Nashville, Tennessee, tempat ia tinggal.
Pada akhir September, pejabat FBI memanggil pulang agen tim taktis ke kantor FBI di Salt Lake City, bahkan setelah mereka bekerja lembur menyusul pembunuhan sekutu lama Trump, Charlie Kirk, di Utah. Para agen kemudian dipindahkan untuk memberikan perlindungan tambahan kepada Wilkins di sebuah acara politik karena ada kekhawatiran bahwa ia juga bisa menjadi target.
Tim SWAT dari kantor FBI di Las Vegas pun pernah dikerahkan untuk melindungi Patel ketika ia berada di rumahnya di kota tersebut. Menurut dua mantan pejabat, rumah itu sebelumnya pernah menjadi sasaran swatting — yaitu tindakan kriminal berupa laporan darurat palsu yang dibuat untuk memancing tim SWAT datang — dalam setahun terakhir.
Wilkins sendiri pernah menemani Patel dalam setidaknya satu perjalanan luar negeri. Seorang mantan pejabat yang mengetahui situasinya menuturkan bahwa Wilkins terbang ke London untuk menemui Patel yang menghadiri sebuah konferensi keamanan yang bersifat rahasia di sebuah resor di pinggiran kota itu.
Tim keamanan direktur menjemput Wilkins di bandara dan menggunakan kendaraan dinas FBI yang ditempatkan di Kedutaan Besar AS untuk membawa Wilkins ke lokasi konferensi.
Advertisement
Patel Menjawab Kritik
Â
Pada Oktober, Patel menanggapi kritik tentang Wilkins dengan sebuah unggahan panjang di akun X pribadinya.
"Serangan menjijikkan dan tanpa dasar terhadap Alexis (Wilkins)— seorang patriot sejati dan wanita yang dengan bangga saya sebut sebagai pasangan hidup — sungguh memalukan," tulisnya. "Ia adalah konservatif yang teguh dan sensasi musik country yang telah berkontribusi lebih banyak bagi bangsa ini daripada kebanyakan orang dalam 10 kali hidup."
Ketika Wray menggunakan jet pemerintah untuk keperluan pribadi selama masa jabatannya, Patel adalah salah satu pengkritik paling keras. Dalam wawancara tahun 2023, Patel mengecamnya dengan mengatakan bahwa Wray tidak membutuhkan G5 yang dibiayai pemerintah untuk pergi berlibur.
Â
Patel adalah direktur FBI pertama sejak J. Edgar Hoover yang belum menikah, sehingga protokol standar untuk pasangan dan keluarga tidak sepenuhnya berlaku, terutama karena Wilkins tinggal di Nashville sementara ia memiliki rumah di Las Vegas.
Banyak kritikus Patel mengatakan bahwa mereka tidak mempermasalahkan tempat tinggal Patel atau siapa yang ia pacari. Yang mereka pertanyakan adalah penggunaan layanan perlindungan pemerintah dan aset lainnya untuk Wilkins, yang tampaknya melebihi praktik biasa.
Wilkins telah membangun profil publik yang jauh lebih mencolok dibandingkan pasangan direktur lainnya dan ia tidak segan menampilkan dirinya serta Patel sebagai pasangan berpengaruh dalam gerakan Make America Great Again.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5423821/original/058306800_1764096334-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8706226/original/084990600_1782782102-mahrez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9108027/original/057222500_1783044209-063_2284404573.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342603/original/068582000_1757396190-AP25248015186096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9107326/original/029939500_1783043802-063_2284407272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102315/original/016806000_1783041300-063_2284404120.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102311/original/030973200_1783041297-063_2284405483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072363/original/048211400_1783026161-000_B9476UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072362/original/069449700_1783026157-000_B94788B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4266425/original/035543800_1671506043-20221220-Libur-Natal-Tahun-Baru-AS-AP-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776134/original/059322300_1782843171-000_B8UA24W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1858099/original/047551300_1517555193-Aksi-Pesawat-Singapura-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/872288/original/064828400_1431083545-helikopter_jatuh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929500/original/046322400_1782959691-bos1.jpg)