8 Oktober 2014: Amerika Serikat Catat Kasus Kematian Ebola Pertama

Bagaimana penularan ebola pada kasus pertama ini?

Diterbitkan 08 Oktober 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Washington, D.C - Amerika Serikat dikejutkan oleh kematian Thomas Eric Duncan, pria asal Liberia yang menjadi pasien pertama terdiagnosis Ebola di negara itu.

Duncan meninggal dunia pada 8 Oktober 2014 di Texas Health Presbyterian Hospital, Dallas, setelah sempat dirawat karena infeksi virus mematikan tersebut, dilansir dari History.com, Rabu (8/10/2025).

Duncan tiba di Texas pada 20 September 2014 untuk mengunjungi tunangannya, tanpa menyadari bahwa ia telah terpapar Ebola di negaranya.

Beberapa hari sebelum berangkat, ia membantu mengantar seorang wanita hamil ke rumah sakit di Monrovia, Liberia. Wanita itu kemudian meninggal akibat Ebola.

Lima hari setelah tiba di AS, Duncan mengeluh sakit perut dan pusing, lalu memeriksakan diri ke rumah sakit.

Ia sempat memberitahu perawat bahwa dirinya baru bepergian dari Afrika, tetapi informasi itu tidak disampaikan dengan baik kepada tim medis.

Duncan pun dipulangkan hanya dengan penanganan obat antibiotik.

Jadi Kasus Pertama

Kondisinya memburuk, dan pada 28 September ia kembali ke rumah sakit dengan ambulans.

Dua hari kemudian, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengumumkan bahwa Duncan adalah pasien pertama Ebola di Amerika Serikat.

Pengumuman itu memicu ketakutan publik, karena saat itu belum ada obat atau vaksin yang terbukti efektif melawan virus tersebut.

Setelah kematiannya, dua perawat yang merawat Duncan dinyatakan positif Ebola, namun keduanya berhasil sembuh berkat perawatan intensif dan penggunaan obat eksperimental.

Kasus ini mendorong pemerintah AS memperketat prosedur pemeriksaan di bandara yang melayani penerbangan dari wilayah wabah Ebola, serta memperbarui pedoman alat pelindung diri bagi tenaga medis.

Tragedi ini menjadi titik penting dalam sejarah kesehatan Amerika Serikat, memperlihatkan betapa rentannya dunia terhadap penyebaran penyakit menular lintas benua.