Serangan Siber Ganggu Operasional Bandara di Eropa Termasuk Heathrow dan Brussels

Bandara mana saja yang terdampak? Simak informasinya berikut ini.

Diperbarui 20 September 2025, 18:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Brussels - Serangan siber terhadap penyedia sistem check-in dan boarding telah mengganggu operasional di sejumlah bandara besar Eropa, termasuk Heathrow di London yang merupakan bandara tersibuk di benua itu, sehingga menyebabkan keterlambatan dan pembatalan penerbangan pada Sabtu (20/9/2025).

Collins Aerospace, yang menyediakan sistem bagi sejumlah maskapai di bandara-bandara di seluruh dunia, tengah mengalami masalah teknis yang bisa menyebabkan keterlambatan bagi penumpang yang akan berangkat, kata pihak Bandara Heathrow, setelah sebelumnya memperingatkan adanya potensi gangguan.

Pihak Bandara Brussels dan Bandara Berlin menyatakan secara terpisah bahwa mereka juga terdampak serangan tersebut.

RTX, induk perusahaan Collins Aerospace, menyatakan bahwa mereka menyadari adanya gangguan terkait siber pada perangkat lunaknya di beberapa bandara, meski tidak menyebutkan secara rinci bandara mana saja.

"Dampaknya terbatas pada layanan check-in elektronik dan penyerahan bagasi, serta dapat diatasi dengan prosedur check-in manual," kata perusahaan itu dalam pernyataan melalui email seperti dilansir CNA, seraya menambahkan bahwa mereka sedang berupaya memperbaiki masalah tersebut secepat mungkin.

Serangan itu membuat sistem otomatis tidak dapat digunakan, sehingga hanya memungkinkan proses check-in dan boarding manual, kata Bandara Brussels di situs resminya, menambahkan bahwa insiden terjadi pada Jumat (19/9) malam.

"Hal ini berdampak besar pada jadwal penerbangan dan sayangnya akan menyebabkan keterlambatan serta pembatalan penerbangan ... Penyedia layanan sedang aktif mengatasi masalah ini dan berusaha menyelesaikannya secepat mungkin," ungkap pihak Bandara Brussels.

Saran bagi Penumpang

Para penumpang yang memiliki jadwal penerbangan pada Sabtu disarankan oleh bandara-bandara terdampak untuk terlebih dahulu mengonfirmasi perjalanan mereka dengan pihak maskapai sebelum berangkat menuju bandara.

Di Jerman, Bandara Berlin menyampaikan pengumuman di situs resminya bahwa, "Karena masalah teknis pada penyedia sistem ... terjadi antrean lebih lama di area check-in. Kami sedang berupaya mencari solusi cepat."

Sementara itu, Bandara Frankfurt—bandara terbesar di Jerman—menegaskan tidak terdampak dan seorang pejabat dari pusat kendali operasional Bandara Zurich juga memastikan tidak ada gangguan di sana.

Dari sisi maskapai, EasyJet, salah satu yang terbesar di Eropa, menyatakan bahwa operasional mereka berjalan normal dan tidak memperkirakan masalah tersebut akan memengaruhi penerbangan sepanjang hari. Namun, maskapai besar lainnya, yakni Ryanair serta IAG selaku induk perusahaan British Airways, belum memberikan tanggapan.

Adapun Delta Air Lines mengatakan pihaknya memperkirakan dampak minimal terhadap penerbangan yang berangkat dari tiga bandara terdampak, seraya menambahkan bahwa mereka telah menerapkan solusi sementara untuk meminimalkan gangguan.  

Â