Imbauan KBRI Dili: Situasi Berangsur Kondusif, WNI di Timor Leste Diminta Tak Ikut Aksi Demo

Aparat keamanan dilaporkan membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata.

Diperbarui 18 September 2025, 15:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Dili - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI Dili) melaporkan bahwa situasi di ibu kota Timor Leste kini berangsur kondusif usai aksi demonstrasi yang digelar di depan Universitas Nasional Timor Lorosa’e (UNTL) dan Gedung Parlemen Nasional.

Dalam keterangan resmi, KBRI menyampaikan bahwa meski sempat terjadi kericuhan, termasuk pembakaran mobil pemerintah atau kareta estado, kondisi terkini sudah terkendali. Aparat keamanan sebelumnya membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata.

“Situasi di Dili saat ini relatif kondusif. Demonstrasi sudah bubar dan perwakilan mahasiswa telah diterima oleh Parlemen Nasional Timor Leste,” demikian disampaikan oleh pihak KBRI Dili kepada Liputan6.com, Kamis (18/9/2025).

KBRI juga mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di Timor Leste agar tetap tenang dan menjauhi kawasan sekitar parlemen. Himbauan tersebut telah disampaikan melalui sejumlah grup WhatsApp WNI di Dili.

Demonstrasi yang awalnya berlangsung damai berkembang menjadi aksi anarkis setelah massa membakar ban dan sebuah mobil pemerintah. Namun, aparat keamanan berhasil mengendalikan situasi sehingga kerusuhan tidak meluas.

KBRI menegaskan pentingnya bagi WNI untuk tidak terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam aksi unjuk rasa di Timor Leste.