Penghormatan Terakhir Menlu Sugiono untuk Zetro Leonardo Purba: Tugasmu Selesai, Beristirahatlah dengan Tenang

Menlu Sugiono menyampaikan terima kasih kepada Kedutaan Besar RI di Lima, Peru, yang telah sigap memulangkan jenazah Zetro ke Tanah Air.

Diterbitkan 11 September 2025, 12:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Zetro Leonardo Purba, seorang penata keuangan di KBRI Lima, Peru, yang meninggal dunia saat menjalankan tugas negara.

"Duka ini bukan hanya milik keluarga inti almarhum, tetapi juga keluarga besar Kementerian Luar Negeri. Kami kehilangan sosok yang penuh dedikasi dan integritas," ujar Menlu Sugiono dalam upacara pelepasan jenazah Zetro di Gedung Pancasila, Kemlu RI, pada Kamis (11/9/2025).

Menlu Sugiono menyampaikan terima kasih kepada Kedutaan Besar RI yang telah sigap memulangkan jenazah Zetro ke Tanah Air.

Ia menyebut kepergian Zetro sebagai sebuah tragedi yang dirasakan bersama, terlebih almarhum dikenal sebagai pribadi hangat, penuh ide, selalu membawa keceriaan, dan sangat mencintai keluarganya.

"Sebagai seorang penata keuangan, beliau dikenal cermat, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi integritas. Kehilangan ini sungguh besar bagi kami," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Menlu juga menyampaikan penghargaan kepada istri almarhum, Priscila Purba, yang setia mendampingi Zetro selama 16 tahun berkarier di Kementerian Luar Negeri.

"Pengabdian beliau adalah juga pengabdian Ibu untuk negara. Kami berkomitmen mendukung Ibu dan anak-anak almarhum, termasuk memastikan pendidikan mereka tetap terjamin," ujarnya.

Menlu Sugiono turut mengapresiasi sikap pemerintah Peru yang dinilai cepat merespons kasus ini dan menunjukkan komitmen untuk menegakkan keadilan serta menjamin keselamatan perwakilan Indonesia di sana.

Ia juga memberikan penghargaan kepada Dubes RI di Peru yang sigap mendampingi keluarga almarhum dan berkoordinasi dengan pihak terkait hingga jenazah dapat dipulangkan dengan baik.

"Selamat jalan, Zetro. Kehangatan, keceriaan, dan semangatmu akan terus menjadi inspirasi bagi kami. Tugasmu telah selesai, kini biarkan kami yang melanjutkan. Semoga engkau beristirahat dengan tenang."

Ditembak 3 Kali oleh Orang Tak Dikenal

Zetro Leonardo Purba, meninggal dunia setelah menjadi korban penembakan, pada Senin malam (1/9) waktu setempat. Korban disebut ditembak tiga kali oleh orang tak dikenal saat sedang bersama istrinya.

Berdasarkan laporan media setempat Panamericana Television yang dipantau dari Jakarta pada Selasa, staf KBRI tersebut, ditembak beberapa meter dari tempat tinggalnya di wilayah Lince, seperti dikutip Antara.

Zetro, yang menjabat sebagai Penata Kanselerai Muda di KBRI Lima, saat itu sedang bersepeda bersama istrinya ketika serangan terjadi. Korban sempat dievakuasi ke Klinik Javier Prado, namun nyawanya tidak tertolong.

Sang istri selamat dari penyerangan tersebut dan saat ini masih di bawah perlindungan kepolisian setempat.