Liputan6.com, Kuala Lumpur - Saat usianya baru 17 tahun, A. Angelin merasakan kebanggaan yang besar ketika menerima gaji pertamanya sebesar RM1.600 setara Rp6,1 juta dari pekerjaan sementara setelah lulus sekolah menengah. Namun kebahagiaan itu berubah jadi mimpi buruk hanya karena sebuah panggilan telepon.
Penelepon yang mengaku dari penyedia jaringan seluler memperingatkannya bahwa ada masalah pada akun tagihannya dan salurannya akan diputus jika ia tidak segera mengikuti instruksi.
"Ia berbicara dengan percaya diri dan terdengar sangat meyakinkan. Saya panik," kenang Angelin, yang kini berstatus mahasiswa di sebuah universitas negeri Malaysia, dikutip dari laman The Star, Kamis (28/8/2025).
Advertisement
Penipu itu lalu mengirimkan tautan dan memintanya masuk ke akun perbankan daring. Angelin kemudian menerima SMS berisi kode dan diminta menyebutkan angka-angka tersebut.
"Saya tidak tahu itu sebenarnya kata sandi sekali pakai. Saya benar-benar belum paham cara kerja perbankan online," katanya. Tak lama kemudian, sebuah email dari bank masuk. Saldo di rekeningnya lenyap dalam tiga kali transaksi.
Tak hanya itu, penipu juga membebankan RM500 tambahan melalui tagihan telepon dengan kedok pembelian barang di sebuah toko gim daring luar negeri. Total kerugian Angelin mencapai RM2.100.
Meski laporan ke polisi segera dibuat pada hari yang sama, uang itu tak pernah kembali. Yang tersisa hanyalah trauma.
"Tiga tahun berlalu, saya masih cemas setiap kali menggunakan aplikasi atau bertransaksi online. Pengalaman pahit itu membuat saya lebih berhati-hati. Sekarang saya selalu memeriksa ulang setiap situs web sebelum melakukan apa pun," ujarnya.
Â
Remaja Jadi Target Baru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5271098/original/063153500_1751455286-Remaja.jpg)
Angelin hanyalah satu dari banyak anak muda yang terjebak skema penipuan digital.
Menurut Prof. Madya Dr. Sharon Wilson dari Universiti Tunku Abdul Rahman, remaja kerap menjadi sasaran karena kebiasaan mereka berinteraksi melalui media sosial untuk mencari pertemanan baru.
"Masalah lain adalah kontrol diri yang rendah dan kecenderungan mencari kepuasan instan," jelasnya.
Sharon menambahkan, banyak kasus penipuan remaja tidak dilaporkan karena dianggap sepele. "Karena korban masih di bawah umur dan kerugiannya relatif kecil, orang tua enggan melapor ke polisi. Akibatnya, data yang dibutuhkan untuk memetakan pola penipuan menjadi terbatas," ujarnya.
Â
Advertisement
Dari Penipuan Finansial ke Eksploitasi Seksual
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5161634/original/072847000_1741847246-1741841196977_penyebab-menstruasi-2-kali-dalam-sebulan-pada-remaja.jpg)
Presiden Asosiasi Konsumen Siber Malaysia, Siraj Jalil, menyebut anak-anak dan remaja kini menjadi "mata rantai terlemah" dalam keamanan siber keluarga.
"Dulu yang dianggap paling rentan adalah lansia dan pekerja dewasa karena literasi digital yang rendah. Tapi sekarang, generasi muda yang menghabiskan banyak waktu di media sosial, gim, dan aplikasi pesan instan menjadi target empuk penjahat siber," kata Siraj.
Lebih mengkhawatirkan, lanjutnya, adalah maraknya penipuan bermodus "sugarmummy" yang dipromosikan lewat akun TikTok palsu.
"Awalnya korban dijanjikan uang dan hadiah. Tapi setelah terjerat, mereka dipaksa mengirimkan foto-foto vulgar. Materi itu kemudian dipakai untuk memeras mereka dengan ancaman akan disebarkan jika tidak membayar," ujarnya.
Artinya, penipuan digital kini tak sekadar soal uang, melainkan juga menyentuh ranah eksploitasi seksual anak dengan dampak psikologis, sosial, hingga hukum.
Siraj menegaskan perlunya strategi komprehensif. "Literasi digital harus masuk dalam kurikulum sekolah atau program ekstrakurikuler wajib. Program ini sebaiknya dikembangkan bersama komunitas siber, industri, dan lembaga pemerintah terkait," katanya.
Selain itu, orang tua juga perlu dibekali alat pemantauan yang efektif, seperti pengaturan keamanan keluarga, filter konten, hingga sistem peringatan real-time.
"Dengan begitu, perilaku daring anak-anak bisa dibimbing tanpa harus merusak rasa percaya antara orang tua dan anak," tambahnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4208526/original/040382600_1667124784-221030_JOURNAL_Beberapa_Gejala_Permasalahan_Kesehatan_Mental_pada_Anak_S3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1238139/original/082014900_1521205275-pp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1975112/original/007284000_1520515089-20180308-Ilustrasi_ringgit_Malaysia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409553/original/011733700_1479455222-Malaysia.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625922/original/005183100_1782620553-063_2283651686.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625483/original/070181900_1782619556-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8479065/original/058215800_1782390523-afsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8315631/original/085066700_1782183105-AP26173665939735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8269025/original/029326100_1782119069-063_2281966729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620430/original/011957700_1782610877-000_B8JY4LY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620429/original/007432300_1782610876-000_B8JY7M2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322679/original/008420700_1782191790-Amine_Gouiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615608/original/002262500_1782601852-063_2283621934.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8460914/original/030586800_1782360476-WhatsApp_Image_2026-06-25_at_10.25.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8326284/original/099300300_1782195844-20260623_131422.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4175414/original/003994800_1664441560-B40.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8268532/original/018400100_1782118210-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263754/original/080237200_1782003697-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263140/original/052357300_1781859761-IMG_0027.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262459/original/004254100_1781798299-1000861685.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4374767/original/055896900_1680005299-Thumbnail_Liputan6.com.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)