Demi Obati Anak Istri yang Menderita Kanker, Pria Ini Galang Dana Lewat Live TikTok

Upaya sang ayah mencari uang untuk pengobatan anak dan istri ini jadi perbincangan di media sosial China.

Diterbitkan 07 Juli 2025, 20:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Beijing - Seorang pria berusia 28 tahun dari Tiongkok barat daya rela menari setiap malam di siaran langsung demi menggalang dana untuk istri dan putrinya yang sama-sama tengah berjuang melawan kanker.

Kisah cinta dan pengorbanannya ini menyentuh hati banyak orang, memicu gelombang donasi lewat akun daringnya, dikutip dari laman SCMP, Senin (7/7/2025).

Adalah Wen Haibin dan sang istri, Yang Xiaohong, yang mulanya hanya teman sekelas saat SMA. Setelah menikah, mereka memutuskan merantau meninggalkan kampung halaman di sebuah kota kecil di Sichuan menuju Guangdong, Tiongkok selatan, dengan harapan mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Kebahagiaan mereka kian lengkap dengan kelahiran putri pertama tiga tahun lalu, disusul putri kedua setahun kemudian.

Namun kebahagiaan itu berubah menjadi duka mendalam pada Juni tahun lalu. Putri bungsu mereka, Xiyang, divonis mengidap rhabdomyosarcoma, jenis kanker jaringan lunak yang langka. Belum habis kesedihan, enam bulan kemudian Yang didiagnosis menderita kanker payudara.

Dilanda rasa putus asa, Yang sempat berpikir menyerah demi menghindarkan keluarga dari beban biaya yang kian menumpuk. Tapi Wen menolak mundur. Ia bertekad melakukan apa saja agar istri dan anaknya bisa mendapat pengobatan. Ia berhenti dari pekerjaannya di proyek konstruksi demi menjadi pengasuh penuh waktu.

Untuk fokus pada perawatan, mereka menitipkan putri sulung kepada orang tua di kampung, lalu pindah ke Chongqing demi akses medis yang lebih baik. Namun biaya kemoterapi yang mencapai ribuan yuan sekali jalan dan radioterapi lebih dari 10.000 yuan (sekitar US$1.400) membuat tabungan mereka ludes, bahkan menumpuk utang hingga 200.000 yuan.

Kesulitan mencari kerja di kota baru membuat Wen memutar otak. Pada April, ia mulai menari di platform live streaming. Siang hari ia merawat istri dan putrinya, malam hari selepas mereka tidur, Wen menari di depan kamera.

 

Mulai Lihai dalam Menari

Awalnya kaku dan canggung, tapi dalam dua bulan ia mulai lihai. Setiap malam ia bisa mendapat penghasilan puluhan hingga ratusan yuan. Banyak penonton yang tergerak menyumbang setelah tahu perjuangan hidupnya.

Berkat kemurahan hati, pemilik kontrakan mereka pun menurunkan biaya sewa dari 900 yuan menjadi hanya 600 yuan per bulan.

Wen menegaskan tak akan menyerah. "Kalau saya menyerah, istri dan anak saya tidak punya harapan," ujarnya. "Saya rela melakukan apa saja untuk mereka."

Kabar baiknya, kondisi istri dan putrinya perlahan membaik berkat pengobatan yang terus berjalan. Kisah Wen yang penuh cinta dan pengorbanan ini pun viral, mengundang banyak simpati.

"Usahanya pasti akan terbayar. Saya sangat tersentuh dengan kegigihan keluarga ini," tulis seorang warganet."Ia benar-benar suami yang hebat," ujar yang lain.Ada juga yang menulis, "Sungguh mengharukan melihat orang biasa bisa memanfaatkan siaran langsung untuk bertahan hidup di masa sulit seperti ini."