Wakil PM Ahmad Zahid Hamidi: Malaysia Dukung Gagasan Prabowo Evakuasi Sementara Korban Konflik Gaza

Kerajaan Malaysia menyatakan dukungannya pada gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk mengevakusi sementara dan menampung korban konflik Gaza.

Diperbarui 22 April 2025, 19:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi mendukung gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk mengevakusi dan menampung korban konflik Gaza, Palestina untuk sementara.

"Tentunya, apa yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia itu sangat didukung oleh Kerajaan Malaysia," kata Ahmad Zahid Hamidi dalam konferensi pers bersama awak media di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (22/4/2025).

"Hal ini telah dilakukan oleh pihak Malaysia terutama untuk pasien atau pesakit-pesakit dari Gaza untuk mendapat rawatan di hospital Angkatan Tentera dan kita juga telah memberikan dan menghantar bantuan perubatan," kata Ahmad Zahid Hamidi .

Ahmad Zahid Hamidi mengatakan, malah pihak Malaysia dan Jepang juga telah mengadakan setujuan bersama untuk membangun semula Gaza kerana Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim telah mengadakan perbincangan, diskusi dengan Perdana Menteri Shibah dari Jepang.

"Malaysia dan Jepang kerja sama dalam upaya dan membantu pembangunan semula Gaza."

Ahmad Zahid Hamidi juga turut mendorong dunia internasional untuk bekerja sama menyelesaikan berbagai perbedaan ideologi dalam membantu masyarakat Gaza. Serta, atas nama kemanusiaan bersama Indonesia, guna memobilisasi masyarakat internasional mencari solusi dan melakukan pembangunan kembali di Gaza.

Ia juga mengungkapkan, kekejaman Israel di Gaza juga menjadi salah satu fokus pertemuannya bersama Wapres Gibran Rakabuming.

Menurutnya, kedua pihak sepakat kebutuhan masyarakat Gaza tidak hanya terkait pemukiman.

"Tetapi, juga masalah pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dan sebelum itu gencatan senjata permanen harus diusahakan oleh masyarakat internasional. Jadi, dalam hal ini kita telah menyetujuinya bersama," ujar Wakil Perdana Menteri Malaysia tersebut.