Liputan6.com, Jakarta - Para ilmuwan berhasil merekam cumi-cumi kolosal (Mesonychoteuthis hamiltoni) dalam kondisi hidup di habitat aslinya di laut dalam. Rekaman ini menjadi potret pertama hewan langka ini dalam kondisi hidup setelah lebih dari satu abad sejak pertama kali diidentifikasi.
Melansir laman Live Science pada Jumat (18/04/2025), rekaman cumi-cumi kolosal tersebut diambil oleh tim ilmuwan internasional dari Schmidt Ocean Institute selama ekspedisi selama 35 hari di Samudra Atlantik Selatan, tepatnya di dekat Kepulauan South Sandwich, kawasan terpencil yang mengelilingi Antarktika. Untuk pengamatan ini, para peneliti menggunakan kendaraan bawah laut kendali jarak jauh bernama SuBastian, yang mampu menyelam hingga kedalaman ribuan meter dan dilengkapi kamera resolusi tinggi serta peralatan sensor canggih.
Hewan yang berhasil direkam adalah seekor cumi-cumi kolosal muda dengan panjang sekitar 30 sentimeter, yang muncul di kedalaman 600 meter. Penampakan ini sangat langka karena selama ini cumi-cumi kolosal hanya diketahui keberadaannya dari spesimen mati yang ditemukan di dalam perut paus sperma dan burung laut pemangsa, atau yang secara tidak sengaja terperangkap dalam jaring nelayan di sekitar perairan Antarktika.
Advertisement
Ciri khas dari cumi-cumi kolosal muda yang terekam ini antara lain tubuhnya yang hampir transparan dengan bintik-bintik biru dan kromatofor berwarna karat yang memungkinkannya mengubah warna kulit. Perubahan warna ini merupakan bentuk kamuflase sekaligus komunikasi dengan sesama spesiesnya.
Para ahli dari Auckland University of Technology mengonfirmasi identitas spesies ini berdasarkan ciri morfologi seperti bentuk sirip, panjang lengan, struktur mata, dan alat penghisap tentakelnya yang unik. Spesies ini pertama kali diidentifikasi pada musim dingin 1924 hingga 1925 melalui potongan lengan yang ditemukan di dalam perut paus sperma.
Sejak saat itu, cumi kolosal menjadi makhluk legendaris karena sulit ditemukan dalam keadaan utuh. Bahkan hingga 2015, hanya terdapat 12 spesimen utuh yang pernah ditemukan, dan sebagian besar adalah cumi-cumi muda.
Â
Invertebrata Terbesar
Cumi-cumi kolosal dewasa merupakan invertebrata terbesar di dunia, mampu tumbuh hingga panjang 14 meter dan berat lebih dari 500 kilogram. Salah satu fitur luar biasa dari spesies ini adalah ukuran mata yang terbesar di antara semua makhluk hidup.
Mata yang besar memungkinkan hewan ini menangkap cahaya dalam kondisi nyaris gelap gulita di laut dalam. Cumi-cumi kolosal juga dikenal sebagai predator ganas dengan tentakel yang dilengkapi kait tajam, memungkinkan mereka mencengkeram mangsa dengan kuat di perairan yang sangat dalam dan dingin.
Spesies ini merupakan penghuni eksklusif perairan Samudra Selatan yang mengelilingi Antarktika. Cumi-cumi muda biasanya menghuni kedalaman sekitar 500 meter, remaja antara 500 hingga 2.000 meter, dan cumi dewasa diyakini berada di wilayah ekstrem yang hampir tidak terjamah oleh manusia atau teknologi saat ini.
Adaptasi biologis yang kompleks membuat mereka mampu bertahan di tekanan tinggi, suhu rendah, dan lingkungan dengan cahaya minim. Rekaman terbaru ini menjadi pengamatan langsung pertama terhadap cumi-cumi kolosal hidup di habitat alaminya, menjadikannya pencapaian luar biasa dalam dunia ilmu kelautan.
(Tifani)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5575337/original/085582000_1778045275-cek_fakta_-_alat_pertanian_dan_bibit_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7812129/original/049676700_1780629323-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-05T101248.112.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/535950/original/093375400_1577858984-IMG_20200101_130416.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3115341/original/058223300_1588146936-food-3602777_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/360649/original/076094300_1521185970-hmb_komo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262589/original/038165100_1781838673-AP26170082180731-Meksiko_vs_Korsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258678/original/086617800_1781400963-000_B6Z32RM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393441/original/064092700_1782273896-IMG-20260624-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8391143/original/089751400_1782271521-AP26174796770030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8390580/original/090297700_1782270828-AP26174743606446.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8377926/original/005752900_1782255969-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)