3 Mei 1968: Transplantasi Jantung di Inggris Sukses untuk Pertama Kalinya

Pada 3 Mei 1968, Inggris mencatatkan sejarah medis dengan transplantasi jantung pertama yang berhasil. Operasi yang berlangsung lebih dari tujuh jam ini menandai awal dari revolusi dalam dunia bedah jantung.

Diterbitkan 03 Mei 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, London Tepat 57 tahun yang lalu, dunia medis menorehkan sejarah lewat keberhasilan transplantasi jantung pertama di Inggris. Operasi ini dilakukan pada Jumat, 3 Mei 1968, oleh tim beranggotakan 18 dokter dan perawat di National Heart Hospital, Marylebone, London.

Operasi ini dipimpin oleh ahli bedah kelahiran Afrika Selatan, Donald Ross, dan dilakukan terhadap seorang pria berusia 45 tahun yang identitasnya tidak diungkapkan.

Prosedur tersebut berlangsung selama lebih dari tujuh jam.

Donor jantung, Patrick Ryan, seorang buruh berusia 26 tahun, dipindahkan dari King's College Hospital. Jantungnya langsung diambil sesaat setelah ia dinyatakan meninggal dunia.

Menurut laporan dari BBC on This Day yang dikutip pada Sabtu (3/5/2025), dalam pernyataan resmi yang dibacakan di tangga rumah sakit, seorang juru bicara menyebutkan, "Semuanya berjalan tanpa masalah. Sejauh pengetahuan kami, (hasil) pasiennya memuaskan."

Saat itu, pasien dikabarkan dalam masa pemulihan yang baik. Namun, respons tubuhnya terhadap jantung yang ditanamkan selama 10 hingga 14 hari ke depan disebut akan menjadi masa yang krusial.

Ross, yang didampingi seluruh tim bedah, menjelaskan bahwa meskipun mereka bekerja bersama selama lebih dari tujuh jam, proses operasinya sendiri hanya berlangsung sekitar dua jam.

Kronologi

Pertanda pertama bahwa operasi bersejarah akan segera dilakukan muncul pada pukul 11.50 GMT. Ketika itu, Donald Longmore, konsultan fisiologi klinis rumah sakit, dikawal dua mobil polisi menuju King's College Hospital.

Pukul 13.30 GMT, ia kembali ke National Heart Hospital bersama ambulans yang membawa jenazah donor. Pada pukul 14.00 GMT, tahap awal operasi pun dimulai.

Sejak kabar mengenai operasi ini mulai tersebar, para reporter dan fotografer sudah berkumpul di luar gedung rumah sakit.

Operasi di Inggris tersebut tercatat sebagai transplantasi jantung kesepuluh di dunia sejak Dr Christian Barnard pertama kali melakukannya di Cape Town, Afrika Selatan, pada Desember 1967.

Pasien pertama transplantasi jantung di Inggris, yang kemudian diketahui bernama Frederick West, meninggal dunia 46 hari setelah menerima donor jantung.

Pihak rumah sakit menyatakan bahwa West meninggal akibat infeksi berat yang sudah ia lawan selama sembilan hari.

Ia sempat diberi berbagai jenis obat untuk membantu tubuhnya menerima jantung baru, namun obat-obatan tersebut justru melemahkan sistem kekebalannya dan menyebabkan infeksi yang berujung pada kematian.

Sebelum meninggal, West juga mengalami komplikasi pada ginjal.

Setelah peristiwa tersebut, para ahli bedah di Inggris mengambil pendekatan yang lebih hati-hati dalam melakukan transplantasi jantung. Sepanjang satu dekade setelahnya, hanya enam prosedur transplantasi jantung yang dilakukan di Inggris.

Baru pada era 1980-an, transplantasi jantung mulai dilakukan secara lebih luas. Pada saat itu ada sekitar 300 prosedur transplantasi jantung dilakukan setiap tahun di Inggris.

Â