Sukses

Sejumlah Wilayah di China Timur Lakukan Uji COVID-19 Massal Cegah Infeksi Baru

Liputan6.com, Jakarta - Beberapa bagian dari China timur menjalankan putaran baru pengujian COVID-19 massal, ketika negara itu menghadapi gelombang infeksi baru sambil pulih dari dampak wabah musim semi yang melanda Beijing dan Shanghai.

Dilansir dari laman Channel News Asia, Senin (4/7/2022), China terus menuntut otoritas lokal untuk mendeteksi dan menahan infeksi baru sesegera mungkin dalam strategi "Dinamis COVID nol", meskipun China telah memperingatkan agar tidak memperluas pembatasan ketat yang tidak perlu karena berjuang untuk menghidupkan kembali ekonomi.

 Jumlah harian infeksi menular lokal di China meningkat menjadi lebih dari 300 selama akhir pekan dibandingkan dengan beberapa lusin pada akhir Juni. 

Meskipun kecil menurut standar global, pejabat lokal masih menutup beberapa bisnis dan mengunci lebih dari satu juta orang.

Di provinsi timur Anhui, yang melaporkan sebagian besar kasus lokal China dalam peningkatan terbaru, ibu kota provinsi Hefei mengatakan pada Minggu malam (3 Juli) bahwa pihaknya melakukan pengujian di seluruh kota setiap tiga hari, setelah bulan lalu secara singkat membatalkan persyaratan pengujian mingguan. 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Pengujian Massal

Kota Si Anhui, di mana 760.000 penduduknya disuruh tinggal di rumah kecuali untuk melakukan tes COVID-19, mengamanatkan pengujian di seluruh kota pada hari Senin, pengujian massal putaran ketujuh.

Kota Lingbi, juga di Anhui, mengunci hampir 1 juta penduduknya dan mengatakan telah membatalkan acara pertemuan bisnis lokal dengan pejabat pemerintah.

Di provinsi tenggara Fujian, distrik Jiaocheng dan kota Xiapu di kota Ningde menjalankan pengujian massal pada hari Minggu.

3 dari 3 halaman

Kasus Infeksi

Ningde, melaporkan 10 infeksi COVID-19 yang ditularkan di dalam negeri pada hari Minggu, data dari otoritas kesehatan Fujian menunjukkan pada hari Senin.

China melaporkan total 380 infeksi lokal baru untuk 3 Juli, di mana 41 di antaranya bergejala dan 339 tidak menunjukkan gejala, Komisi Kesehatan Nasional mengatakan pada hari Senin.

Infeksi terdeteksi di provinsi Anhui, Jiangsu, Liaoning, Fujian, Shandong, Shaanxi, Zhejiang, Guangdong dan Sichuan, serta di kota Shanghai.