Cara Memanfaatkan Kaleng Cat Bekas 25 Kg untuk Menanam Terong Ungu yang Subur

Cara memanfaatkan kaleng cat bekas 25 kg menjadi pot tanam terong ungu yang subur, hemat tempat, dan berpotensi panen lebat.

Diterbitkan 21 Juli 2026, 16:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kaleng cat bekas berukuran 25 kg sering kali hanya menjadi barang yang menumpuk di sudut rumah. Padahal, wadah berukuran besar ini bisa disulap menjadi pot tanam yang ideal untuk berbagai jenis sayuran, termasuk terong ungu.

Dengan ukuran yang cukup dalam, kaleng cat bekas mampu menampung media tanam dalam jumlah banyak sehingga akar tanaman dapat tumbuh lebih leluasa. Jika dipersiapkan dengan benar, terong ungu dapat tumbuh subur dan menghasilkan buah lebat meski ditanam di pekarangan sempit.

Berikut cara memanfaatkan kaleng cat bekas 25 kg untuk menanam terong ungu agar hasilnya maksimal, dirangkum Liputan6.com pada Selasa (21/7/2026). 

Siapkan Kaleng Cat Bekas hingga Benar-Benar Bersih

Pastikan kaleng cat bekas sudah tidak menyisakan cat di bagian dalam. Cuci menggunakan air dan sabun, lalu bilas hingga bersih sebelum digunakan sebagai wadah tanam.

Setelah kering, buat beberapa lubang di bagian dasar dan sisi bawah kaleng menggunakan bor atau paku besar. Lubang ini berfungsi sebagai saluran pembuangan air agar media tanam tidak terlalu lembap.

Gunakan Media Tanam yang Gembur dan Subur

Isi kaleng dengan media tanam yang memiliki drainase baik. Campuran berikut dapat digunakan:

  • 1 bagian tanah taman
  • 1 bagian kompos atau pupuk kandang matang
  • 1 bagian sekam bakar atau cocopea

tAduk hingga merata, lalu isi kaleng sekitar tiga perempat bagian agar masih tersedia ruang saat penyiraman.

Pilih Bibit Terong Ungu yang Sehat

Gunakan bibit terong ungu berumur sekitar 3–4 minggu atau telah memiliki 4–6 helai daun.

Pindahkan bibit ke dalam kaleng secara perlahan agar akar tidak rusak. Tanam tepat di bagian tengah sehingga tanaman memiliki ruang tumbuh yang seimbang.

Letakkan di Area yang Mendapat Sinar Matahari

Terong ungu membutuhkan sinar matahari langsung selama minimal 6–8 jam setiap hari.

Tempatkan kaleng di halaman, teras, atau samping rumah yang memperoleh cahaya matahari cukup agar tanaman tumbuh kokoh dan rajin berbunga.

Lakukan Penyiraman Secukupnya

Siram tanaman setiap pagi atau sore sesuai kondisi cuaca. Pastikan media tetap lembap, tetapi tidak becek.

Kaleng yang sudah memiliki lubang drainase akan membantu mengurangi risiko genangan air yang dapat memicu pembusukan akar.

Beri Pupuk Tambahan Secara Berkala

Agar pertumbuhan semakin optimal, berikan pupuk organik cair atau pupuk NPK sesuai dosis setiap 2–3 minggu sekali.

Saat tanaman mulai berbunga, tambahkan pupuk yang kaya kalium dan fosfor untuk membantu pembentukan bunga dan buah.

Pasang Ajir agar Tanaman Tetap Tegak

Terong ungu dapat menghasilkan banyak buah sehingga batangnya berisiko rebah.

Pasang ajir dari bambu atau kayu sejak tanaman masih muda, lalu ikat batang secara longgar agar tetap berdiri kokoh saat mulai berbuah.

Rutin Pangkas Daun Tua dan Cabang Tidak Produktif

Buang daun yang menguning, rusak, atau terserang hama. Pemangkasan ringan juga membantu sirkulasi udara di sekitar tanaman sehingga pertumbuhannya lebih sehat.

Cabang yang tidak produktif sebaiknya dipangkas agar nutrisi lebih fokus untuk pembentukan buah.

Tips agar Terong Ungu Cepat Berbuah Lebat

Beberapa langkah sederhana berikut dapat membantu meningkatkan hasil panen:

  • Gunakan media tanam yang selalu gembur.
  • Hindari penyiraman berlebihan.
  • Berikan pupuk secara rutin sesuai fase pertumbuhan.
  • Pastikan tanaman mendapat sinar matahari penuh.
  • Segera petik buah yang sudah siap panen agar tanaman terus menghasilkan bunga baru.

Pertanyaan dan Jawaban seputar Cara Menanam Terong di Kaleng Cat Bekas

Apakah kaleng cat bekas 25 kg aman dijadikan pot tanaman?

Aman, asalkan bagian dalamnya sudah dibersihkan hingga tidak ada sisa cat dan dilengkapi lubang drainase.

Berapa banyak tanaman terong yang ideal dalam satu kaleng?

Sebaiknya cukup satu tanaman agar akar memiliki ruang tumbuh yang luas dan nutrisi tidak saling berebut.

Kapan terong ungu mulai berbuah?

Umumnya terong ungu mulai berbunga pada usia sekitar 45–60 hari setelah tanam, kemudian buah siap dipanen sekitar 2–3 minggu setelah bunga muncul, tergantung varietas dan perawatan.

Apakah kaleng perlu dicat ulang?

Boleh. Mengecat bagian luar kaleng dapat membuat tampilannya lebih menarik sekaligus membantu melindungi permukaan logam dari karat.

Seberapa sering tanaman perlu disiram?

Penyiraman biasanya dilakukan satu kali sehari. Saat cuaca sangat panas, frekuensinya bisa ditambah sesuai kondisi media tanam.

Selain terong ungu, tanaman apa lagi yang cocok ditanam di kaleng cat bekas 25 kg?

Kaleng berukuran besar ini juga cocok digunakan untuk menanam cabai, tomat, mentimun, okra, terong hijau, hingga berbagai tanaman buah dalam pot berukuran kecil.