Sukses

Amerika Serikat Tolak Ajakan Rusia Ikut Forum Diskusi Bersama Taliban di Moskow

Liputan6.com, Washington D.C - Amerika Serikat tidak akan bergabung dalam pembicaraan tentang Afghanistan yang diselenggarakan oleh Rusia, kata Departemen Luar Negeri AS.

"Kami tidak akan berpartisipasi dalam pembicaraan di Moskow bersama Taliban," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price kepada wartawan dalam konferensi pers, seperti dilansir news.cn, Selasa (19/10/2021).

"Troika-plus telah menjadi forum yang efektif dan konstruktif. Kami berharap dapat terlibat dalam forum itu di masa mendatang, tetapi kami tidak dalam posisi untuk ambil bagian minggu ini."

Price mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak dapat bergabung dalam pembicaraan karena kesulitan logistik, menambahkan bahwa pihak AS mendukung proses tersebut.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Antony Blinken di kemudian hari mengumumkan bahwa Perwakilan Khusus AS untuk Rekonsiliasi Afghanistan Zalmay Khalilzad akan meninggalkan jabatannya dan akan digantikan oleh wakilnya Thomas West.

Kepergian Khalilzad, yang menjabat sebagai utusan khusus untuk Afghanistan di bawah presiden Donald Trump dan Joe Biden, terjadi kurang dari dua bulan setelah penarikan AS dari negara itu.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Taliban Sempat Ajak AS

Utusan khusus Rusia untuk Afghanistan Zamir Kabulov mengatakan pada hari Jumat bahwa Rusia telah mengundang Amerika Serikat untuk berpartisipasi dalam pembicaraan yang akan datang tentang Afghanistan di Moskow, yang akan fokus pada rekonstruksi pasca-konflik dan bantuan kemanusiaan.

Rusia telah mengundang perwakilan Taliban ke pertemuan yang dijadwalkan pada 20 Oktober.

Konsultasi format Moskow tentang Afghanistan diluncurkan pada 2017 berdasarkan mekanisme enam pihak untuk konsultasi di antara perwakilan dari Rusia, Afghanistan, China, Pakistan, Iran, dan India.

3 dari 3 halaman

Infografis Kejatuhan dan Kebangkitan Taliban di Afghanistan