Sukses

Menlu Retno Marsudi Ajak Masyarakat Ikuti Prokes di Lebaran 2021

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengucapkan selamat Lebaran 2021 yang jatuh pada Kamis (13/5/2021). Menlu Retno mengirimkan pesannya dengan tayangan animasi.

Selain mengucapakan salam hari raya, Menlu juga mengajak masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah COVID-19, serta tagar #dirumahaja.

Saya dan keluarga ingin mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriyah. Terus memakai masker, jangan lupa sering mencuci tangan, serta tetap menjaga jarak," demikian pesan Menlu Retno.

Hari Lebaran tahun ini bertepatan dengan Kenaikan Isa Al-Masih. Akun resmi Kementerian Luar Negeri turut menyambut Lebaran, serta hari raya umat Kristen, dan mengajak untuk terus mengikuti protokol kesehatan.

 

2 dari 3 halaman

Presiden Jokowi Salat Idul Fitri Bersama Paspampres di Halaman Istana Bogor

Presiden Joko Widodo atau Jokowi melaksanakan Salat Idul Fitri di halaman Gedung Induk Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (13/5/2021).

Sekitar pukul 06.16 WIB, Presiden Jokowi yang mengenakan baju lengan panjang berwarna putih lengkap dengan sarung dan batik ditemani juga oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang mengenakan mukena berwarna cokelat muda. 

Presiden pun juga salat bersama Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto, Komandan Grup A Paspampres Kolonel Inf. Anan Nurakhman, Asisten Ajudan Presiden AKP Syarif Muhammad Fitriansyah, Pengawal Pribadi Presiden Lettu Inf Windra Sanur, dan Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Erlin Suastini.

Salat Idul Fitri dimulai tepat pukul 06.36 WIB dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Adapun selaku Imam adalah Serda Ridwan Payopo yang dalam kesehariannya bertugas sebagai anggota Tim Pampri Den 1 Grup A Paspampres.

Dalam khotbahnya, Serda Payopo mengingatkan momentum Idul Fitri kali ini bertepatan dengan pandemi Covid-19. Semua pihak diminta bersabar dan selalu mengingat Allah.

"Kita harus bersabar menerima kenyataan ini, karena pada dasarnya, apa yang kita lakukan tidak lain yakni dalam rangka menaati Allah, Rasulullah, para ulama, dan pihak berwenang yang pada intinya bertujuan untuk menyelamatkan umat manusia dari ancaman wabah suatu penyakit," kata Serda Payopo.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut: