Sukses

Top 3: Nenek Usia 106 Tahun Penyintas Flu Spanyol Divaksin COVID-19 Terpopuler

Liputan6.com, Jakarta - Seorang nenek berusia 106 tahun yang merupakan seorang penyintas flu spanyol pada tahun 1918 silam, telah menerima vaksin COVID-19. Ia adalah Zelia de Carvalho Morley, seorang penghuni panti jompo di Brasil merupakan penerima vaksin COVID-19 bersama dengan penghuni panti lainnya. 

Berita ini pun menjadi yang terpopuler di kanal Global Liputan6.com edisi Rabu (27/1/2021).

Informasi menarik lainnya adalah terkait larangan masuk wilayah Indonesia bagi para warga negara asing. Meski demikian, para investor masih bisa masuk ke wilayah Indonesia. 

Para investor merupakan kelompok WNA yang masuk dalam pengecualian, terutama bagi mereka yang memiliki KITAS/KITAP. 

Berita terpopuler selanjutnya adalah aksi demonstrasi di Belanda yang telah memasuki hari ketiga. Demonstrasi tersebut terjadi lantaran para warga menolak aturan jam malam yang diterapkan pemerintah demi mencegah penyebaran COVID-19. 

Simak ketiga berita paling populer di kanal Global Liputan6.com edisi Rabu (27/1/2021):

2 dari 4 halaman

1. Nenek 106 Tahun Penyintas Flu Spanyol 1918 Disuntik Vaksin COVID-19

Seorang perempuan lansia yang pada 1918 selamat dari pandemi flu Spanyol, menerima suntikan vaksin  Virus Corona COVID-19. Vaksinasi itu memberi peluang untuk nenek bernama Zelia de Carvalho Morley (106) untuk bisa juga melewati pandemi COVID-19.

Morley diketahui tinggal di sebuah panti lansia di Brazil, bersama dengan para penghuni lainnya. 

Baca berita lengkapnya di sini...

3 dari 4 halaman

2. Investor Bisa Masuk Indonesia Meski WNA Dilarang, Ini Caranya

Publik Indonesia dibuat geger ketika ada 153 warga dari China dan Somalia yang masuk ke Indonesia pada Sabtu 23 Januari 2021. WNA itu tiba pada saat ada larangan warga asing masuk Indonesia untuk mencegah COVID-19. 

Selain itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pernah berkata WNA yang boleh datang ke Indonesia hanya setingkat menteri ke atas.

Simak informasi lengkapnya...

4 dari 4 halaman

3. Masuki Hari Ke-3, Pengunjuk Rasa di Belanda Tetap Tolak Aturan Jam Malam

Kerusuhan di Belanda sudah memasuki hari ketiga. Awal kerusuhan terjadi pada Sabtu malam (23/1) ketika ada sekelompok pemuda membakar lokasi tes COVID-19 di Urk. Mereka memprotes diberlakukannya aturan jam malam.

Menurut laporan Dutch News, Selasa (26/1/2021), polisi anti huru-hara dikerahkan di berbagai penjuru Belanda untuk meredam aksi protes yang meluas. Pada Senin malam waktu setempat, setidaknya 70 orang ditahan.Baca berita lengkapnya...