Bendung Infeksi COVID-19, Warga Jerman Dukung Lockdown Saat Natal-Tahun Baru

Mayoritas warga Jerman mendukung keputusan pemerintah untuk melakukan lockdown selama natal dan tahun baru.

OlehDW
Diterbitkan 18 Desember 2020, 14:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berlin - Pemerintah Jerman telah mengeluarkan putusan untuk menerapkan aturan lockdown selama Natal dan Tahun Baru, guna mencegah penyebaran COVID-19 yang lebih luas. 

Hal ini artinya kegiatan para warga di Jerman dalam periode liburan tersebut, akan menjadi sangat terbatas walaupun momen tersebut menjadi momen yang spesial bagi mereka setiap tahunnya. 

Kendati demikian, mengutip DW Indonesia Jumat (18/12/2020), jajak pendapat terbaru lembaga penelitian opini publik YouGov yang dipesan oleh kantor berita Jerman, DPA menemukan bahwa mayoritas masyarakat di Jerman sebagian besar mendukung langkah-langkah penguncian baru yang diterapkan sejak Rabu 16 Desember untuk mengendalikan dan meredam pandemi Virus Corona baru.

Alih-alih melakukan protes atas kebijakan pemerintah, sekitar 73% masyarakat menyatakan dukungan mereka terhadap langkah-langkah pembatasan baru tersebut, yang mencakup penutupan toko-toko yang dikategorikan tidak melayani kebutuhan dasar, penutupan sekolah-sekolah dan larangan mengonsumsi alkohol di ruang publik.

Hanya 20% responden mengatakan mereka menentang lockdown terbaru ini, sedangkan 7% responden tidak memberi tanggapan. Warga yang setuju tersebar merata di semua pendukung partai politik, termasuk juga dari kalangan pendukung partai sayap ultra kanan AfD, yang selama ini menentang lockdown dan pembatasan sosial akibat Virus Corona COVID-19.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lockdown Ketat Kembali Berlaku

Lockdown ketat kembali diberlakukan di Jerman sejak angka infeksi meningkat tajam dan tidak turun selama beberapa minggu terakhir. Restoran dan bar dilarang menerima pelanggan, selain untuk layanan bawa pulang.

Tempat-tempat olahraga, bioskop, kolam renang, gedung teater, salon rambut dan kecantikan serta bisnis lain harus ditutup. Hotel tidak boleh menerima wisatawan, dan pertemuan pribadi di rumah dibatasi maksimal untuk lima orang dewasa dari dua rumah tangga.

Tujuan lockdown adalah untuk menurunkan tingkat infeksi ke batas yang masih dapat diterima, yakni 50 kasus per 100.000 penduduk. Saat ini, angka itu berada pada rata-rata 179,8.

Angka kematian harian terkait COVID-19 pada Rabu 16 Desember mencatat rekor baru, dengan hampir 1.000 orang meninggal dalam 24 jam terakhir. 

Bersiap Gelar Vaksinasi Massal

Lockdown ketat ini berlaku sampai 10 Januari 2021. Namun kebanyakan pakar dan pengamat kesehatan berpendapat, penerapannya masih harus diperpanjang awal tahun depan.

Lockdown ini akan sedikit diperlonggar selama masa Natal dari 24 sampai 26 Desember 2020, untuk memberi kesempatan kepada keluarga yang ingin merayakannya. Batas maksimal pertemuan pribadi dinaikkan menjadi 9 orang dewasa, anak-anak di bawah 14 tahun tidak ikut dihitung.

Otoritas Jerman kini sudah mempersiapkan ratusan pusat vaksinasi untuk segera beroperasi setelah Badan Medis Eropa menyetujui lisensi vaksin BioNTech-Pfizer untuk digunakan di kawasan Uni Eropa.

  • Jerman merupakan salah satu negara federasi yang terdapat di Eropa
    Jerman merupakan salah satu negara federasi yang terdapat di Eropa
    Jerman
  • liputan6
    Perayaan Natal adalah momen penting yang merangkum sejarah panjang, makna spiritual mendalam, dan beragam tradisi unik di seluruh dunia, berpusat pada kelahiran Yesus Kristus.
    Natal
  • liputan6
    Perayaan Tahun Baru adalah momen global yang ditandai dengan berbagai tradisi dan kebiasaan unik di seluruh dunia, seringkali melibatkan refleksi, harapan baru, dan kebersamaan.
    Tahun Baru
  • liputan6
    Penyebaran Covid-19 ke seluruh penjuru dunia diawali dengan dilaporkannya virus itu pada 31 Desember 2019 di Wuhan, China
    COVID-19
  • liputan6
    Virus Corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan.
    Corona
  • Lockdown
  • natal 2020
  • DW
  • COVID
  • virus corona