Sukses

Tersenyum hingga Menangis, Ini 5 Hal yang Dilakukan Bayi dalam Kandungan

Liputan6.com, Jakarta - Selama sembilan bulan, seorang ibu akan mengandung dan menjaga anaknya dengan baik. Untuk menjaga kandungannya, mereka harus makan makanan yang bergizi dan tidak beraktivitas terlalu lama.

Bagi para orangtua, melihat kondisi bayi lewat USG adalah momen-momen yang sangat sangat dinanti. Apalagi jika bayi dalam kondisi yang sehat.

USG akan menangkap langsung kondisi bayi. Mereka akan bergerak, menggelengkan kepala hingga mengepal tangan.

Namun, bukan hanya itu saja yang mereka lakukan. Ada sejumlah aktivitas lain yang dilakukan oleh bayi selama berada dalam kandungan ibu.

Seperti dikutip dari laman Bellybelly.com.au, Selasa (8/10/2020), berikut 5 aktivitas yang dilakukan bayi saat berada di dalam kandungan ibu:

 

2 dari 5 halaman

1. Mencicipi Makan Malam Ibu

Ketika seorang ibu mengonsumsi makanan tertentu bayi yang ada di dalam kandungan juga ikut makan. Hal itu dapat dideteksi dari dalam cairan ketuban ibunya.

Bawang putih, gula, jahe dan setiap rasa yang dikonsumsi semuanya diketahui mengubah rasa cairan ketuban. Para peneliti percaya ini adalah cara alam mempersiapkan bayi untuk dapat tumbuh dan berkembang di dalam kandungan.

 

3 dari 5 halaman

2. Bayi Membuka dan Menutup Mata

Mungkin tidak banyak yang bisa dilihat di sana, tetapi bayi Anda akan membuka matanya pada minggu ke-28.

Dia tidak akan bisa melihat banyak, tetapi akan mulai bereaksi terhadap cahaya selama trimester kedua.

3. Bernapas

Ilustrasi Janin (Foto: Pixabay)

Tali pusar yang tersambung di tubuh bayi akan mengalirkan oksigen selama proses kehamilan berlangsung, meski mereka masih berlatih untuk melakukan pernapasan.

Dalam proses ini, bayi juga berusaha menyempurnakan gerakan tubuh mulai dari kaki, tangan hingga kepala. Saat bernapas, suhu yang ada di dalam rahm juga harus stabil.

Oleh karena itu, ada metode melahirkan yang dibuat dalam air. Suhu air ini pun juga harus disamakan dengan suhu air ketuban.

 

4 dari 5 halaman

4. Tersenyum

Selama beberapa minggu usia kehamilan, Anda bisa melihat bayi tersenyum lewat cek USG. Bahkan, bayi bisa tersenyum sampai kehilangan gusi.

Ada sejumlah faktor yang membuat bayi tersenyum. Biasanya bayi yang berada dalam kondisi nyaman akan mudah tersenyum. Sehingga para ibu pun hahrus dalam kondisi sehat sehingga dapat berpengaruh pada kondisi janin.

 

5 dari 5 halaman

5. Menangis

Jika sebelumnya bayi dapat tersenyum, mereka rupanya juga bisa menangis. Menggunakan teknologi ultrasound, para ilmuwan mampu mengidentifikasi perilaku menangis yang dilakukan oleh bayi.

Para peneliti bahkan mencatat bahwa bayi menunjukkan bibir bawah yang gemetar ketika menangis di dalam rahim.

Menangis adalah alat komunikasi yang penting untuk bayi baru.