Liputan6.com, Jakarta - Minat masyarakat terhadap kuliner lokal terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini membuka peluang baru bagi pelaku usaha, untuk menghadirkan produk bercita rasa khas Nusantara. Tidak sedikit calon pebisnis mulai mencari ide jualan minuman tradisional yang mulai dicari lagi, sebagai inspirasi usaha bermodal relatif terjangkau tetapi memiliki prospek menjanjikan.
Selain menawarkan cita rasa autentik, aneka minuman khas Indonesia juga memiliki nilai budaya cukup kuat. Peluang pasar semakin terbuka berkat promosi melalui media sosial, layanan pesan antar, hingga festival kuliner daerah. Tidak mengherankan, apabila ide jualan minuman tradisional yang mulai dicari lagi semakin banyak dibahas oleh calon pelaku UMKM maupun pengusaha kuliner.
Memulai usaha minuman tradisional tidak selalu membutuhkan modal besar. Hal terpenting ialah memilih produk sesuai target pasar, menjaga kualitas rasa, lalu menghadirkan tampilan menarik agar mampu bersaing. Jika dikelola secara konsisten, ide jualan minuman tradisional yang mulai dicari lagi berpotensi berkembang menjadi bisnis menguntungkan dalam jangka panjang.
Advertisement
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (7/8/2026).
1. Es Dawet atau Cendol
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4229344/original/041744500_1668657093-dawet.jpg)
Es dawet atau cendol termasuk minuman tradisional legendaris yang hingga kini masih memiliki banyak penggemar. Cendol bertekstur kenyal berpadu bersama santan segar dan gula merah cair menghasilkan rasa manis, gurih, serta menyegarkan dalam setiap tegukan. Tidak heran apabila minuman ini masih sering diburu masyarakat saat cuaca terik maupun ketika mengunjungi pusat kuliner tradisional.
Agar mampu bersaing di pasar modern, Anda dapat menghadirkan konsep kemasan praktis siap minum, ukuran literan untuk keluarga, atau paket lengkap bersama topping tambahan seperti nangka, durian, ataupun tape singkong. Inovasi sederhana tersebut mampu meningkatkan nilai jual tanpa menghilangkan cita rasa autentik.
2. Es Cincau
Es cincau menjadi salah satu ide jualan minuman tradisional yang mulai dicari lagi karena menawarkan cita rasa menyegarkan sekaligus mudah diterima oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Perpaduan cincau bertekstur lembut, santan gurih, gula aren bercita rasa khas, serta tambahan es batu mampu menciptakan sensasi minuman yang cocok dinikmati saat cuaca panas maupun setelah beraktivitas. Popularitasnya terus bertahan selama bertahun-tahun sehingga peluang pasarnya tetap terbuka lebar di berbagai daerah.
Supaya tampil lebih menarik dibanding produk sejenis, Anda dapat menambahkan berbagai pelengkap seperti kelapa muda, biji selasih, nata de coco, atau jelly. Penyajian dalam gelas transparan maupun botol modern juga mampu meningkatkan daya tarik visual, terutama jika dipasarkan melalui media sosial atau layanan pesan antar.
Â
Advertisement
3. Wedang Jahe
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4521383/original/021150400_1690867419-hot-ginger-tea-table.jpg)
Wedang jahe merupakan minuman tradisional Indonesia yang terkenal sebagai penghangat tubuh. Minuman ini semakin banyak dicari ketika musim hujan, malam hari, ataupun saat kondisi tubuh membutuhkan asupan hangat. Aroma jahe segar berpadu rasa pedas alami memberikan sensasi nyaman sekaligus membuat banyak pelanggan kembali membeli.
Supaya pilihan menu semakin beragam, Anda dapat menghadirkan berbagai varian seperti wedang jahe susu, jahe gula aren, jahe serai, hingga kombinasi kayu manis. Inovasi tersebut membuat usaha terlihat lebih modern tanpa meninggalkan karakter utama minuman tradisional.
4. Wedang Uwuh
Wedang uwuh berasal dari Yogyakarta dan terkenal berkat perpaduan berbagai rempah pilihan seperti jahe, secang, kayu manis, cengkih, daun pala, serta bahan alami lainnya. Warna merah alami dari kayu secang membuat tampilannya semakin menarik, sedangkan aroma rempah menghadirkan pengalaman minum yang khas.
Selain dijual dalam bentuk siap saji, wedang uwuh juga memiliki peluang besar dipasarkan sebagai rempah kering siap seduh. Model penjualan tersebut membuat produk memiliki daya simpan lebih panjang sekaligus memudahkan distribusi ke berbagai daerah.
5. Bir Pletok
Bir pletok merupakan minuman tradisional khas Betawi tanpa kandungan alkohol meskipun namanya menggunakan istilah "bir". Minuman ini dibuat dari perpaduan jahe, serai, kayu secang, kayu manis, daun pandan, cengkih, serta aneka rempah lain sehingga menghasilkan aroma harum dan sensasi hangat ketika diminum.
Keunikan warna merah alami dari kayu secang menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan. Jika dikemas dalam botol kaca modern atau kemasan premium, bir pletok berpotensi menjadi oleh-oleh khas maupun produk UMKM bernilai jual tinggi.
6. Kunyit Asam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5145121/original/055491600_1740664704-cup-with-natural-healthy-herbal-tea-made-from-turmeric-honey-spices.jpg)
Kunyit asam masih menjadi salah satu minuman herbal favorit masyarakat Indonesia. Kombinasi rasa segar antara kunyit dan asam jawa membuat minuman ini banyak diminati oleh berbagai kelompok usia, terutama konsumen yang mulai memperhatikan pola hidup sehat.
Produk dapat dipasarkan dalam botol siap minum, kemasan literan, maupun versi beku agar lebih tahan lama. Tambahan desain kemasan modern mampu menarik perhatian konsumen muda tanpa menghilangkan kesan tradisional.
7. Beras Kencur
Beras kencur dikenal memiliki rasa manis, aroma rempah yang khas, serta karakter lebih ringan dibandingkan beberapa jenis jamu lainnya. Minuman ini cocok dikonsumsi oleh pelanggan yang baru mulai mengenal minuman herbal tradisional.
Kemasan botol elegan, label menarik, hingga pilihan ukuran praktis dapat membantu memperluas target pasar. Strategi tersebut membuat beras kencur lebih mudah diterima oleh generasi muda maupun pekerja kantoran.
8. Bandrek
Bandrek merupakan minuman tradisional khas Jawa Barat yang terkenal mampu memberikan rasa hangat pada tubuh. Perpaduan jahe, gula aren, kayu manis, cengkih, serta rempah pilihan menciptakan cita rasa kuat yang cocok dinikmati pada malam hari atau ketika udara dingin.
Usaha bandrek dapat dikembangkan melalui gerai kaki lima, kafe bernuansa tradisional, maupun produk instan siap seduh. Variasi penyajian tersebut membuat peluang pasarnya semakin luas.
Advertisement
9. Bajigur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3219602/original/052381700_1598431090-coffee-cup-2031292_1920.jpg)
Bajigur merupakan minuman tradisional Sunda berbahan santan, gula aren, jahe, serta sedikit garam untuk menciptakan rasa gurih manis yang khas. Aroma hangat dari jahe berpadu kelembutan santan membuat minuman ini cocok dinikmati saat cuaca dingin.
Nilai jual bajigur dapat meningkat apabila dipadukan bersama camilan tradisional seperti pisang rebus, ubi kukus, singkong goreng, atau kacang rebus. Paket menu seperti ini sering menjadi favorit pelanggan.
10. Sekoteng
Sekoteng menawarkan kombinasi kuah jahe hangat bersama isian kacang tanah, kolang-kaling, roti tawar, pacar cina, dan potongan lainnya sehingga memberikan pengalaman menikmati minuman sekaligus makanan ringan dalam satu sajian.
Keberagaman tekstur membuat sekoteng tetap memiliki penggemar hingga sekarang. Penyajian menarik menggunakan mangkuk modern atau gelas besar juga dapat meningkatkan daya tarik produk.
11. Es Selendang Mayang
Es selendang mayang merupakan minuman khas Betawi yang terkenal berkat tampilan berwarna-warni dari potongan kue kenyal berbahan tepung. Sajian ini dipadukan bersama santan, gula merah cair, serta es batu sehingga menghasilkan rasa manis dan menyegarkan.
Penampilan unik membuat minuman ini sangat cocok dipromosikan melalui media sosial. Foto maupun video penyajian berpotensi menarik perhatian pelanggan baru.
12. Es Goyobod
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259215/original/029567900_1781491968-Screenshot_2026-06-15_094507.jpg)
Es goyobod berasal dari Jawa Barat dan memiliki komposisi berupa goyobod, alpukat, santan, gula merah, es serut, serta berbagai pelengkap lainnya. Kombinasi tersebut menghasilkan rasa manis, gurih, sekaligus menyegarkan.
Tampilan berwarna cerah membuat es goyobod memiliki nilai visual tinggi. Kemasan praktis siap minum juga memudahkan pemasaran melalui layanan pesan antar maupun penjualan daring.
13. Es Kuwut
Es kuwut berasal dari Bali dan kini semakin populer di berbagai daerah Indonesia. Perpaduan kelapa muda, melon, jeruk nipis, biji selasih, serta es batu menghasilkan rasa segar yang cocok dinikmati sepanjang hari.
Minuman ini memiliki modal produksi relatif terjangkau, sementara tampilannya sangat menarik untuk dipromosikan melalui media sosial. Hal tersebut membuat es kuwut menjadi salah satu peluang usaha minuman kekinian berbasis resep tradisional.
14. STMJ
STMJ atau Susu Telur Madu Jahe masih memiliki penggemar setia, terutama di kawasan kuliner malam. Perpaduan susu, telur, madu, serta jahe menghasilkan minuman hangat bercita rasa khas yang banyak dipilih saat cuaca dingin.
Peluang usaha STMJ cukup menjanjikan apabila dijual di dekat pusat aktivitas masyarakat, kawasan wisata malam, terminal, atau area kuliner. Tambahan pilihan topping maupun varian rasa juga dapat meningkatkan minat pembeli.
15. Jamu Kekinian
Jamu kekinian menjadi bukti bahwa minuman tradisional mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan identitasnya. Kini banyak pelaku usaha menghadirkan jamu dalam botol modern, lengkap bersama desain label menarik, konsep kafe, hingga pemasaran digital.
Pilihan menu seperti kunyit asam, temulawak, beras kencur, jahe lemon, rosella, maupun kombinasi rempah lain mampu menarik perhatian konsumen dari berbagai usia. Melalui inovasi kemasan, kualitas bahan baku, serta strategi promosi kreatif, jamu kekinian berpotensi menjadi salah satu ide jualan minuman tradisional yang mulai dicari lagi sekaligus memiliki peluang berkembang dalam jangka panjang.
Â
Pertanyaan Seputar Ide Jualan Minuman Tradisional yang Mulai Dicari Lagi
Mengapa minuman tradisional kembali diminati masyarakat?
Minuman tradisional kembali populer karena banyak orang mulai tertarik pada minuman berbahan alami, cita rasa autentik, serta produk lokal yang memiliki nilai budaya.
Apa ide jualan minuman tradisional yang mulai dicari lagi?
Beberapa contohnya adalah es dawet, wedang jahe, kunyit asam, beras kencur, bir pletok, bandrek, bajigur, sekoteng, hingga jamu modern dalam kemasan.
Apakah bisnis minuman tradisional masih menjanjikan?
Ya. Permintaan pasar terus meningkat, terutama jika produk dikemas secara menarik, memiliki rasa yang konsisten, dan dipasarkan melalui media sosial.
Minuman tradisional apa yang cocok dijual saat cuaca panas?
Es cincau, es dawet, es selendang mayang, es goyobod, dan es kuwut menjadi pilihan yang banyak dicari saat cuaca terik.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318452/original/095120500_1786096948-Screenshot_2026-08-07_170145.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308116/original/010825900_1785129339-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T121435.797.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318203/original/006537500_1786089051-bibit_ayam_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318340/original/035315600_1786092351-Screenshot_2026-08-07_154428.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318284/original/001596000_1786090740-Screenshot_2026-08-07_151735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554587/original/091322600_1776077731-WhatsApp_Image_2026-04-13_at_16.43.02__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290891/original/018857500_1783498088-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318002/original/018729300_1786084456-9601254260482600190.jpg)