Sukses

Ketua DPR AS Minta Joe Biden Tidak Ikut Debat Capres

Liputan6.com, Washington, D.C. - Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi meminta agar capres Joe Biden menolak berdebat dengan Donald Trump di pilpres 2020. Nancy berkata Donald Trump tak bisa berpegang pada fakta. 

"Saya pikir seharusnya tidak ada debat," ujar Nancy Pelosi dalam konferensi pers mingguan di Capitol Hill pada Kamis 27 Agustus 2020 waktu setempat. 

Nancy Pelosi berkata Presiden Donald Trump tidak berpegang pada "kebenaran, bukti, data, dan fakta."

Pelosi dan Biden sama-sama anggota Partai Demokrat.

Sebelumnya, ahli strategi Partai Demokrat juga sempat menyarankan agar Joe Biden tidak mendebat Donald Trump. Gagasan itu menuai kontroversi, namun istri Joe Biden, yakni Jill Biden, menegaskan suaminya tetap ikut debat. 

Penasihat kampanye Donald Trump, Tim Murtaugh, mengirimkan pernyataan ke media bahwa Joe Biden tidak mau berdebat karena tak bisa membela kebijakan-kebijakan radikal kiri yang ia adopsi.

Selama ini kubu Donald Trump selalu menyerang kapasitas intelektual Joe Biden. Beberapa kali tim kampanye Donald Trump menampilkan video Joe Biden sedang melantur ketika berbicara. 

Joe Biden yang berusia 77 tahun menolak untuk mengikuti tes kognitif. Jika Joe Biden menang pilpres AS, maka ia akan menjadi presiden tertua AS dalam sejarah.

Debat capres AS akan dimulai pada 29 September mendatang di Cleveland, Ohio. 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

2 dari 2 halaman

Tes Kognitif

Awal bulan ini, Donald Trump sempat menantang Joe Biden ikut tes kognitif. 

Capres AS Joe Biden dari Partai Demokrat menolak tantangan Donald Trump untuk mengikuti tes kognifif. Isu tes kognitif jadi bahan perseteruan antara Trump dan Biden setelah keduanya saling serang kemampuan berpikir satu sama lain.

Narasi yang dipakai adalah orang yang kemampuan kognitifnya rendah tidak pantas menjabat sebagai presiden.

Capres petahana Donald Trump sudah mengambil tes kognitif. Reporter dari CBS lantas meminta klarifikasi kepada Joe Biden apakah dia sudah mengambil tes kognitif, tetapi mantan wakil presiden itu malah mengkritik reporternya.

"Tidak, saya belum mengambil tesnya. Mengapa pula saya harus ikut tes? Come on, man," ujar Joe Biden dalam wawancara CBS.

Capres berusia 77 tahun ini menganggap tes kognitif sama saja seperti tes narkoba. Biden bahkan apakah si reporter itu seorang junkie (pecandu).

"Bagaimana menurutmu? Apa kamu seorang junkie?" ucap Joe Biden sambil terkekeh.

Pada akhir Juli lalu, Presiden Donald Trump sempat membahas tes kognitif yang ia ikuti dan menantang Biden untuk ikut tes juga. Trump berkata tesnya sulit, tetapi ia berhasil menjawab 35 pertanyaan tes dan lulus.

Reporter Fox News yang mewawancarai Donald Trump berkata bahwa tesnya mudah, yakni seperti menuliskan nama-nama hewan yang ada pada gambar. Presiden Trump tak setuju dan berkata ada lima pertanyaan yang sulit.

"Saya jamin kepadamu bahwa Joe Biden tak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan itu," ujar Trump.