Sukses

53 Tahun ASEAN, Corona COVID-19 Jadi Tantangan Integrasi Asia Tenggara

Liputan6.com, Jakarta - Hari ini ASEAN merayakan hari jadinya yang ke-53. Dengan latar belakang pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung, Sekretariat ASEAN (ASEC) Jakarta memindahkan perayaan tersebut secara online, mengundang orang-orang di seluruh dunia untuk bergabung dalam peringatan dari kenyamanan rumah mereka sendiri.

Tema peringatan tahun ini berfokus pada perjalanan kohesif ASEAN menuju ketahanan.

Sekretaris Jenderal ASEAN, Dato Lim Jock Hoi, membuka upacara online dengan sambutannya, diikuti dengan pidato dari Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Vietnam Pham Binh Minh.

Vietnam adalah Ketua ASEAN pada tahun 2020.

"Di bawah Keketuaan Vietnam yang kuat dan mampu, ASEAN tetap fokus dalam melakukan aktifitas tonggak penting, karena kawasan ini menunjukkan komitmen dalam perjalanan integrasinya ketika kawasan ini secara bertahap mengadopsi kenormalan baru," kata Dato Lim Jock Hoi dalam rilis pers yang dimuat Liputan6.com, Sabtu (8/8/2020).

Dato Lim menggarisbawahi pentingnya ASEAN untuk mengembangkan kerangka kerja pemulihan pasca pandemi yang kuat, holistik dan pragmatis untuk mengurangi dampak sosial ekonomi, sambil terus memajukan integrasi ekonomi regional.

Sementara dalam sambutannya, Menlu Retno mengimbau seluruh Negara Anggota ASEAN untuk terus bekerja sama dalam memerangi pandemi.

Menlu Retno mengatakan, "ASEAN harus selalu bekerja sama untuk menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan kita, dan tidak terseret ke dalam badai ketegangan geopolitik atau dipaksa untuk memihak."

"Oleh karena itu, kawasan harus tetap berada di depan kurva untuk menjaga sentralitas kita, menjaga relevansi kami, dan berada di kursi pendorong dalam mengubah persaingan menjadi kerja sama, mengubah ketidakpercayaan menjadi kepercayaan strategis."

Menyuarakan perspektif serupa, Menteri Minh mengatakan bahwa, "Vietnam akan terus bekerja sama dengan tetangga dan teman kita untuk membangun ASEAN yang kuat dan bersatu, yang sangat diperlukan untuk perdamaian dan kemakmuran di kawasan dan sekitarnya, sejalan dengan prinsip dan nilai ASEAN 'Think Community, Act Community'."

Perayaan online tersebut disiarkan di situs web dan platform media sosial ASEAN. Bersamaan dengan pidato resmi, perayaan online tersebut menampilkan ucapan selamat dari warga ASEAN, mitra eksternal ASEAN, dan pertunjukan musik khusus oleh pemuda kawasan dan perusahaan sosial yang berbasis di Thailand, C asean Consonant.

Secara terpisah, dalam rangka memperingati Hari ASEAN ke-53, Sekretariat ASEAN bekerjasama dengan Negara Anggota ASEAN menyelenggarakan ASEAN Online Sale Day, yang menghubungkan 150 e-marketplace di Asia Tenggara, sebagai bagian dari upaya ASEAN untuk membangun kembali kepercayaan konsumen dengan memanfaatkan teknologi digital guna menuju pemulihan yang lebih kuat.

2 dari 3 halaman

Menlu Retno Paparkan Capaian ASEAN Hingga Saat Ini

ASEAN merayakan hari jadinya yang ke-53 pada 8 Agustus 2020. Menlu Retno pun menyampaikan ucapain selamat.

"Selamat Hari Jadi ASEAN," ujar Menlu Retno dalam acara press briefing dengan awak media pada Jumat, 7 Agustus 2020.

Menlu Retno kemudian melanjutkan ucapannya dengan apresiasi atas hal-hal yang telah dicapai ASEAN hingga saat ini.

"ASEAN telah dapat berperan sebagai lokomotif dan memegang peran sentral dalam menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan," lanjutnya lagi.

Ia menjelaskan bahwa perdamaian dan stabilitas tersebut yang telah membawa pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara. Bahkan, apa yang dicapai ASEAN telah lebih baik dari rata-rata pertumbuhan dunia.

Selengkapnya...

3 dari 3 halaman

Simak video pilihan berikut: