Sukses

5 Kapal Pesiar Ini Terombang-ambing di Lautan Karena Virus Corona COVID-19

Liputan6.com, Jakarta - Pandemi Virus Corona COVID-19 membuat sejumlah kapal pesiar terombang-ambing di laut bebas. Hal ini terjadi lantaran banyak negara tujuan yang menolak berlabuh kapal pesiar itu di wilayah lepas pantainya, karena telah ditemukan adanya Virus Corona di sejumlah kapal pesiar. 

Seperti sebelumnya, kapal Diamond Princess dan World Dream yang pertama-tama kena dampak Virus Corona.

Bahkan, kapal tersebut pun juga mengangkut sejumlah WNI yang bekerja sebagai ABK. 

Seperti dikutip dari laman CNN, Senin (16/3/2020), berikut adalah sejumlah kapal pesiar yang terdampak pandemi Virus Corona COVID-19: 

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 6 halaman

1. MS Braemar

Sebuah kapal pesiar dengan setidaknya lima kasus Virus Corona yang dikonfirmasi sedang mencari tempat untuk berlabuh setelah ditolak beberapa pelabuhan masuk di Karibia.

Empat penumpang dan satu anggota awak di kapal MS Braemar dinyatakan positif terkena virus tersebut, menurut pernyataan dari perusahaan Inggris Fred Olsen Cruise Lines, yang memiliki Braemar.

Tak hanya itu, 20 penumpang dan 20 anggota awak lainnya, termasuk seorang dokter, berada dalam isolasi setelah menunjukkan gejala seperti influenza saat bepergian di atas kapal, kata Fred Olsen Cruise Lines.

MS Braemar berlabuh sekitar 25 mil lepas pantai di Bahama. Kapal ini masih menunggu izin dari pemerintah setempat untuk membawa makanan, bahan bakar dan obat-obatan, serta dua dokter dan dua perawat yang akan membantu tim medis kapal.

Pihak Inggris sedang berdiskusi dengan pihak berwenang di Kuba dan AS untuk menemukan pelabuhan yang tepat untuk Braemar, menurut sumber pemerintah Inggris. Dan, Kuba nampaknya akan menjadi pilihan terbaik. 

3 dari 6 halaman

2. Silver Shadow

Seorang penumpang Kanada dites positif terkena Virus Corona pada Sabtu di Silver Shadow, yang berlabuh di pelabuhan Recife di Brasil, menurut kantor berita negara Brasil Agencia Brasil.

Royal Caribbean mengkonfirmasi kasus di Silver Shadow pada hari Minggu.

"Dua penumpang di Silver Shadow telah secara medis turun di Recife, Brasil, dan satu telah dinyatakan positif COVID-19," kata Royal Caribbean dalam sebuah pernyataan.

609 penumpang kapal telah di isolasi sejak Kamis lalu, ketika seorang penumpang menunjukkan gejala yang mirip dengan Virus Corona.

 

4 dari 6 halaman

3. Silver Explorer

Silver Explorer merapat di Castro, Chili, pada hari Sabtu setelah seorang penumpang dinyatakan positif mengidap Virus Corona, kata Menteri Kesehatan Chili Jaime Manalich dalam konferensi pers di Santiago.

Seorang pria Inggris berusia 83 tahun berada dalam kondisi baik dan dirawat di Rumah Sakit Coyhaique setelah dinyatakan positif, kata Manalich.

Royal Caribbean, perusahaan yang memiliki Silver Explorer, mengkonfirmasi kasus Virus Corona ini pada hari Minggu.

"Seorang tamu di Silver Explorer secara medis turun di Castro, Chili, juga dinyatakan positif terkena virus itu," kata pernyataan itu.

Kapal pesiar itu membawa 111 penumpang dan 120 anggota awak, menurut pejabat Chili.

5 dari 6 halaman

4. Golden Princess

Meskipun tidak ada yang dinyatakan positif terkena virus corona pada kapal pesiar Golden Princess yang berlabuh di Selandia Baru, setidaknya tiga penumpang telah dikarantina oleh dokter kapal, menurut pejabat kesehatan setempat.

Satu penumpang mengalami gejala yang mirip dengan Virus Corona dan sedang dirawat sebagai kasus yang diduga, menurut Dewan Kesehatan Distrik Canterbury.

Dua penumpang lain memiliki kontak dengan kasus yang dikonfirmasi dalam dua minggu terakhir.

Kapal itu berlabuh di Pelabuhan Akaroa dekat Christchurch sehingga mungkin ada "tes kesehatan pencegahan" dari para penumpang yang melakukan penerbangan internasional dari Los Angeles, kata Princess Cruises dalam sebuah pernyataan kepada CNN. Penerbangan itu memiliki penumpang yang kemudian dites positif terkena Virus Corona di Australia.

Golden Princess pun diizinkan pergi dan berlayar ke Australia.

"Kami juga telah meminta maaf kepada para penumpang  bahwa ini berarti bahwa sisa rencana perjalanan Selandia Baru mereka telah dibatalkan," kata kapal pesiar itu dalam sebuah pernyataan kepada CNN.

Penumpang belum diizinkan untuk turun dari kapal. Golden Princess berangkat dari Melbourne pada 10 Maret untuk perjalanan 13 hari, kata Princess Cruises.

6 dari 6 halaman

5. Norwegian Jewel

Kapal Norwegian Jewel kini sedang mencari pelabuhan di Samudra Pasifik setelah ditolak izinnya untuk berlabuh di dua pelabuhan yang sebelumnya dijadwalkan, kata Norwegian Cruise Line.

Kapal itu berada di laut di Samudra Pasifik Selatan di lepas pantai Suva, Fiji, pada hari Minggu malam.

Pelayaran itu dijadwalkan akan turun pada hari Minggu di Papeete, Polinesia Prancis, tetapi pelabuhanya dibatalkan, kata perusahaan itu.

Pelabuhan lain dijadwalkan di Lautoka, Fiji, pada 17 Maret juga dibatalkan.

"Kami secara aktif bekerja untuk menemukan pelabuhan alternatif dan berkomunikasi dengan penumpang secara teratur karena kami memiliki informasi lebih lanjut," kata jalur pelayaran dalam sebuah pernyataan.