Sukses

Nebula Mirip Jack of Lantern Terekam NASA Saat Halloween

Liputan6.com, Jakarta Teleskop ruang angkasa milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Spitzer menemukan sebuah kosmik berbentuk jack-o’-lantern bersamaan denga perayaan Halloween.

Para peneliti menemukan sebuah bentuk labu yang meringis pada saat memetakkan formasi bintang di wilayah luar Galaksi Milky Way (Bima Sakti).

Kemudian sebuah animasi bergaris nebula menguraikan bentuk labu yang berlubang.

Serta, terlihat ekspresi sedang menjerit ke luar angkasa seperti dilansir space.com pada Jumat (1/11/2019).

2 dari 4 halaman

Teleksop Spitzer

Awan berukir gas dan debu tersebut disebabkan luapan radiasi dan partikel dari bintang besar tipe O. Yang mana berukuran 15 hingga 20 kali lebih besar dari ukuran matahari, seperti yang diungkapkan NASA.

Teleskop ruang angkasa Spitzer mendeteksi cahaya inframerah dan mampu mengungkap bintang bercahaya besar di pusat awan atau biasa dikenal sebagai nebula. 

Aliran material bintang kemungkinan menyapu debu dan gas di sekitarnya ke luar. Hal itu membuat ukiran dalam awan, yang oleh para ilmuwan dijuluki Nebula Jack-o-lantern.

 

3 dari 4 halaman

Representasi Tiap Warna

Setiap warna yang ditangkap dalam gambar NASA mewakili panjang gelombang cahaya inframerah yang berbeda.  

Daerah hijau dan merah mewakili cahaya yang dipancarkan oleh debu yang memancar pada suhu yang berbeda. Sementara, bintang tipe O yang mengukir jack-o’-lantern diwakili oleh titik putih di dekat pusat nebula, menurut pernyataan itu.

Sementara itu, gambar bergerak yang baru merupakan versi kontras tinggi dari gambar yang dihasilkan teleskop Spitzer. Gambar tersebut membuat panjang gelombang merah lebih terasa.

Kemudian, pada gilirannya menciptakan latar belakang oranye menyeramkan yang sempurna untuk Halloween.

Pengamatan Nebula Jack-o'-lantern diterbitkan pada 18 Juli di The Astrophysical Journal. Hal itu merupakan bagian dari studi tentang Bima Sakti.

 

Reporter: Hugo Dimas

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: 

Loading
Artikel Selanjutnya
Persiapan Misi ke Mars pada 2020, NASA Utamakan Cari Mikrofosil Alien
Artikel Selanjutnya
Pesawat Luar Angkasa Jepang Siap Kembali ke Bumi, Bawa Sampel dari Asteroid Terdekat