Sukses

Komandan Armada Pasifik AS ke Indonesia, Perkuat Kemitraan Dua Negara

Liputan6.com, Jakarta - ` Pada 3 Juli, Laksamana John C. Aquilino, Komandan Armada Pasifik Amerika Serikat, mengakhiri kunjungannya ke Indonesia, dalam rangka menegaskan kembali komitmen Angkatan Laut AS terhadap Kemitraan Strategis bilateral antara Amerika Serikat dan Indonesia, sekaligus merayakan 70 tahun hubungan dengan Indonesia.

"Indonesia senantiasa menjadi mitra strategis yang penting selama 70 tahun terakhir, dan penting bagi saya untuk datang ke sini dan bertemu dengan rekan-rekan saya untuk mendiskusikan bidang-bidang untuk kelangsungan kerja sama kita," ujar Aquilino dalam keterangan tertulisnya yang Liputan6.com muat Rabu (3/7/2019).

"Saya yakin bahwa ikatan persahabatan yang terjalin di antara angkatan laut kita terus menguat melalui program kepemimpinan seperti ini, kunjungan kapal-kapal AL ke Indonesia seperti kunjungan USS Patriot ke Jakarta minggu lalu dan Bali minggu depan, dan latihan militer multilateral seperti latihan maritim bersama ASEAN-AS yang akan datang," imbuhnya.

Selama kunjungannya, Aquilino bertemu dengan Duta Besar AS Joseph R. Donovan Jr., Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf TNI AL Laksamana Siwi Sukma Adji, Kepala Staf TNI AU Marsekal Yuyu Sutisna, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, serta sejumlah pejabat senior militer, diplomat, dan bidang keamanan Indonesia.

2 dari 3 halaman

Interoperabilitas Maritim

Aquilino juga bertemu dengan Sekretaris Jenderal ASEAN, Dato Lim Jock Hoi. Akhir tahun ini Angkatan Laut AS akan ikut serta dalam Latihan Maritim ASEAN-AS 2019, yang mengusung tema "Meningkatkan Kesadaran Bersama dan Interoperabilitas Bidang Maritim."

"Amerika Serikat dan Indonesia punya banyak kepentingan bersama dalam meningkatkan kesadaran bidang maritim," ujar Aquilino.

"Dengan bermitra dalam langkah bersama ke depan, kita bisa meningkatkan keamanan maritim dengan berbagai cara – mulai dari memberantas peredaran narkoba hingga melawan penangkapan ikan ilegal, tak terlaporkan, dan liar."

Aquilino mengatakan ia gembira dengan hubungan militer antara kedua negara yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

"Harapan kita adalah pertemuan-pertemuan ini dapat membuka peluang kolaborasi dalam bidang-bidang baru, untuk membantu mepertahankan keamanan, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan."

3 dari 3 halaman

Simak video pilihan berikut:

Loading
Artikel Selanjutnya
AS Kehilangan 36 Juta Pohon Tiap Tahun, Kerugian Capai Rp 1,3 Triliun
Artikel Selanjutnya
Mimpi Komunitas Oryza Lokabasa Bikin Museum Bahasa Daerah