Sukses

Dua Pesawat Marinir AS Bertabrakan di Jepang, 6 Orang Hilang

Liputan6.com, Iwakuni - Dua pesawat Korps Marinir Amerika Serikat (AS) bertabrakan di dekat langit Hiroshima, Jepang, pada Kamis pukul 02.00 dini hari. Satu orang dikabarkan selamat, dan enam lainnya belum diketemukan.

Insiden tabrakan tersebut melibatkan pesawat KC-130 berisi lima personel dan F/A-18 berisi dua awak, yang lepas landas dari pangkalannya di Iwakuni, Jepang.

Dikutip dari BBC pada Kamis (6/12/2018), kedua pesawat sedang melakukan pelatihan terjadwal secara teratur ketika kecelakaan terjadi.

Media AS mengatakan kedua pesawat itu jatuh pada saat pengisian bahan bakar di udara, tetapi ini belum dikonfirmasi secara resmi.

Sebuah unggahan di Facebook oleh Angkatan Laut Expeditionary III mengatakan insiden itu terjadi pada jarak 200 mil (setara 320 kilometer) dari bibir pantai terdekat.

Pernyataan Marinir AS mengatakan: "Kami berterima kasih atas upaya Pasukan Bela Diri Jepang, yang segera menanggapi operasi pencarian dan penyelamatan."

Satu korban selamat sedang diperiksa oleh tim medis di Fasiloitas Kesehatan Angkatan Laut (MCAS) AS di Iwakuni.

Laporan BBC di Tokyo mengatakan bahwa pengisian bahan bakar di udara adalah operasi penerbangan yang berbahaya, terutama ketika dilakukan di malam hari.

Tidak diketahui pasti bagaimana kondisi cuaca saat pengisian bahan bakar oleh kedua pesawat tersebut. Namun, dilaporkan bahwa terjadi awam mendung secara meluas dan hujan di beberapa lokasi di Jepang, semalam.

 

Simak video pilihan berikut: 

 

2 dari 2 halaman

Masalah pada Keandalan Pesawat Militer

Pesawat KC-130 adalah versi tanker jarak jauh dari seri C-130, yang biasa digunakan untuk pengisian bahan bakar jarak menengah di udara.

Adapun McDonnell Douglas F/A-18 Hornet adalah jet tempur yang dapat membawa berbagai rudal dan bom.

Amerika Serikat memiliki lebih dari 50.000 tentara yang ditempatkan di Jepang, lebih dari 18.000 di antaranya bertugas di Korps Marinir.

Negeri Paman Sam disebut memiliki masalah dengan keandalan armada pesawat militer di Jepang. Pada bulan November, sebuah F/A-18 Hornet menabrak lautan di selatan Okinawa. Kedua pilot dikabar terlontar dan berhasil diselamatkan.

Desember tahun lalu, sebuah helikopter AS menabrak sebuah sekolah di Okinawa, yang menyebabkan kepanikan penduduk setempat.

Artikel Selanjutnya
Ikuti Jejak AS, NATO Tuduh Rusia Langgar Perjanjian Senjata Nuklir
Artikel Selanjutnya
China Akan Ambil Langkah Konkret untuk Gencatan Perang Dagang dengan AS