Sukses

Kebakaran di California, Donald Trump Sebut Pejabat Setempat Tak Becus

Liputan6.com, California - Donald Trump, menyalahkan pejabat-pejabat California terhadap musibah kebakaran hutan di negara bagian ini. Ia mengatakan, kebakaran itu merupakan akibat dari pengelolaan hutan yang buruk.

Presiden Amerika Serikat itu juga mengancam akan menahan bantuan federal untuk mengatasi kobaran api yang membabi buta. Namun di satu sisi, Trump justru tidak menyinggung soal kondisi kekeringan yang sangat parah di kawasan hutan-hutan di California.

"Tidak ada satu pun alasan yang menyebabkan terjadinya kebakaran hutan yang besar, yang menelan korban jiwa dan menghabiskan anggaran di California, kecuali karena pengelolaan hutan yang begitu buruk," tulis Donald Trump melalui akun Twitter-nya @realdonaldtrump.

"Miliaran dolar telah dialokasikan setiap tahun, tetap saja banyak yang meninggal, ini semua karena pengelolaan hutan yang buruk. Perbarui sekarang atau tidak ada lagi anggaran federal untuk mengatasinya!" tegas Orang Nomor Satu di Negeri Paman Sam tersebut, seperti dilansir dari VOA Indonesia, Minggu (11/12/2018).

Aparat penegak hukum di California Utara pada hari Jumat melaporkan, sembilan orang dinyatakan meninggal dalam kebakaran hutan di salah satu dari tiga negara bagian, yang sejauh ini telah melalap lebih dari 6.400 rumah dan mendorong evakuasi secara besar-besaran.

Kantor polisi Distrik Butte mengatakan, para korban umumnya ditemukan tewas terperangkap di dalam mobil atau terjebak api saat keluar dari dalam kendaraan.

Mereka sedang berupaya meninggalkan Paradise, satu kota pegunungan di utara Sacramento, California, yang terkena kebakaran paling parah. Bahkan, sebagian besar Paradise dikabarkan sudah hancur total. Bencana ini memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi.

Hingga hari Jumat, 9 November, Si Jago Merah sudah melalap 6.453 rumah dan menghanguskan lebih dari 260 bangunan komersil. Kobaran api juga meluas menjadi 362 kilometer persegi.

Kebakaran hutan di California kembali terjadi pada Kamis, 8 November dan terus menyebar dengan sangat cepat pada keesokan harinya. Untuk saat ini, petugas pemadam kebakaran baru berhasil memadamkan sekitar 5% dari seluruh kebakaran hutan.

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Korban Jiwa

Tak hanya Malibu dan Calabasas, lebih jauh ke utara, kebakaran juga menghancurkan kota Paradise, menyebabkan sembilan orang tewas dan 35 lainnya hilang.

Secara keseluruhan, tiga kebakaran besar terjadi di seluruh negara bagian California. Di antara kota-kota yang warganya diperintahkan mengevakuasi diri adalah Thousand Oaks, di mana seorang pria bersenjata menembak 12 orang hingga tewas Rabu lalu. 

Lebih dari 250.000 orang telah dievakuasi di seluruh wilayah. "Besarnya efek menghancurkan dari kebakaran sungguh tak bisa dipercaya dan memilukan," kata Mark Ghilarducci, pejabat urusan darurat kantor gubernur California.

Api dikeahui bermula pada Kamis lalu dekat Thousand Oaks, sekitar 64 km barat laut Los Angeles.

Kebakaran lain, 'Hill Fire', dimulai pada waktu yang hampir bersamaan, juga dekat Thousand Oaks.

Pada hari Jumat, api telah melampaui Highway 101 dan menuju area pantai. Hingga berita ini diturunkan, kebakaran telah melanda area seluas sekitar 14.150 hektar.

"Kebakaran kini di luar kendali dan menuju ke daerah-daerah padat Malibu," kata pejabat kota dalam sebuah pernyataan. "Semua penghuni harus segera mengungsi."

Sementara itu, insiden Camp Fire yang melanda kawasan seluas 8.100-hektar di utara Sacramento dimulai dari Hutan Nasional Plumas pada hari Kamis lalu.

Dengan cepat, kebakaran melanda kota Paradise. Lebih dari 6.700 rumah dan pusat bisnis hancur. Wargapun mengungsi demi selamat.

Api bergerak sangat cepat sehingga beberapa warga harus meninggalkan mobil mereka dan melarikan diri dari kota yang membara, dengan berjalan kaki.

County Sheriff Butte, Kory Honea mengatakan, jasad lima korban ditemukan di dalam atau di dekat mobil yang terbakar habis. Tiga lainnya ditemukan di luar rumah dan satu di dalam rumah.

Ia mengatakan, 35 orang lainnya dinyatakan hilang. Sementara, tiga petugas pemadam kebakaran terluka.

"Kejadian ini adalah skenario terburuk," kata dia. "Ini adalah peristiwa yang kami takutkan sejak lama."

Tim penyelamat menggunakan buldoser untuk mendorong mobil yang ditinggalkan warga agar bisa mencapai rumah sakit dan mengevakuasi pasien saat api melalap bangunan RS, kata Pengawas Butte County, Doug Teeter.

Artikel Selanjutnya
Saingi Amerika Serikat, China Luncurkan Pesawat Tanpa Awak Model Baru
Artikel Selanjutnya
Pembangunan Hotel Milik Donald Trump di Bali Bisa Memicu Krisis Air?