Sukses

4 Alasan Mengapa Kotoran Anda Sangat Bau Saat BAB

Liputan6.com, Jakarta - Namanya juga kotoran, pasti bau. Namun, pasti ada satu momen yang Anda rasakan ketika kotoran yang kita buang berkali-kali lipat lebih bau dari biasanya.

Sampai-sampai, aroma tak sedap tersebut masih tercium meski sudah buang air besar selama beberapa menit lalu.

Hal semacam ini, pasti akan membuat Anda bertanya-tanya. Jangankan orang lain, kita saja yang menciumnya tidak tahan.

Rupanya, ada alasan mengapa kotoran yang kita buang saat BAB itu bau. Itu semua bermula dari asupan yang kita konsumsi sehari-hari. Jenis makanan bisa menentukan bau atau tidaknya kotoran Anda.

Selain memengaruhi bau kotoran, asupan makanan yang dikonsumsi memengaruhi lancar atau tidaknya proses pencernaan. Inipun sangat berpengaruh pada kesehatan Anda.

Seperti dikutip dari laman Shape.com, Kamis (30/8/2018), berikut 4 alasan mengapa kotoran seseorang sangat bau saat BAB:

 

* Update Terkini Jadwal Asian Games 2018, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Asian Games 2018 dengan lihat di Sini

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 5 halaman

1. Terlalu Banyak Makan

Ketika Anda terlalu banyak mengonsumsi sulfur, seperti daging, susu hingga bawang putih, usus akan bekerja lembur untuk mencerna makanan itu.

Sehingga, proses yang terjadi dalam rentan waktu cukup lama ini akan menghasilkan gas yang membuat kotoran Anda semakin bau.

"Bahkan, meski telah terjadi proses pencernaan yang sangat normal, kotoran yang keluar akan sangat bau karena pengaruh makanan tersebut," ujar Anish Sheth, M.D.

 

3 dari 5 halaman

2. Terlalu Banyak Makan Junk Food

Menurut Gina Sam, M.D, Direktur Pusat Motilitas Gastrointestinal di Mount Sinai Hospital, mengonsumsi junk food dapat membuat kotoran Anda bau.

Semakin banyak Anda mengonsumi makanan ini, maka semakin banyak gas pencernaan yang dihasilkan. Gas ini lah yang akan membuat kotoran yang masih berada di usus dapat menghasilkan bau berkali-kali lipat.

 

4 dari 5 halaman

3. Dalam Masa Pengobatan

Seseorang yang sedang dalam masa pengobatan tentunya akan mengonsumsi banyak obat. Baik itu cairan atau berupa pil. Rupanya, asupan obat-obatan dalam tubuh juga punya efek yang sama.

"Banyak kali obat-obatan yang dilapisi dengan gula dan tidak dapat dicerna seperti sorbitol," ujar Niket Sonpal, asisten profesor di Touro College of Osteopathic Medicine.

 

5 dari 5 halaman

4. Gangguan Pencernaan

Gangguan pada buang air besar sebenarnya juga dapat menimbulkan bau yang sangat menyengat pada kotoran Anda. Kurangnya serat pada makanan yang dikonsumsi bisa membuat kotoran tertahan dan tidak keluar-keluar.

Semakin lama kotoran tidak dikeluarkan, maka semakin padat tekstur kotoran itu. Selain sulit dikeluarkan karena keras, kotoran Anda juga akan bau berkali-kali lipat.

Oleh karenanya, Anda disarankan mengonsumsi buah-buahan dan sayuran sehingga BAB pun lancar.

Loading
Artikel Selanjutnya
Haruskah BAB Setiap Hari agar Sehat?
Artikel Selanjutnya
Tertangkap Kamera CCTV, Pria Tua Berenang Sambil BAB di Kolam