Sukses

Ada Pencakar Langit 'Apartemen' Alien di Planet Venus?

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pemburu UFO mengklaim memiliki bukti bahwa ada kehidupan di planet terdekat kedua dari Matahari setelah Merkurius, yakni Venus.

Bukti itu diperkuat dengan video dalam bahasa Spanyol berdurasi 20 menit yang diunggah oleh pengguna situs berbagi video bernama mundodesconocido.

Di dalam video, mundodesconocido memberikan sejumlah model 3 dimensi dari sejumlah struktur dan elemen di permukaan planet Venus yang diduga bangunan atau hunian makhluk angkasa luar.

Wilayah Venus yang diklaim memiliki struktur-struktur aneh. (dailymail)

"Bentuk-bentuk aneh yang tidak alami memberikan penampakan seperti kota, dan sepertinya memiliki elemen yang dapat memancarkan cahaya," katanya di dalam video.

Dikutip dari Dailymail, Rabu (27/4/2016), mundodesconocido membawa para pengikutnya melakukan tur 'kota-kota besar' di Venus dengan memperlihatkan struktur-struktur yang menjulang tinggi seperti pencakar langit yang diduga adalah 'kompleks apartemen' atau mungkin hanya sekadar kawah di permukaan planet Venus.

Meski dianggap sebagai 'kembaran' Bumi dan 'sister planet', NASA menggambarkan Venus sebagai planet seukuran Bumi yang tidak memiliki lempengan tetonik.

Pengguna situs berbagi mundodesconocido menjelaskan sejumlah struktur di permukaan Venus. (dailymail)

Penemuan ini juga diunggah ke dalam situs UFO Sightings Daily yang dikelola oleh Scot C. Waring untuk dibagikan kepada pengikutnya.

"Hebat! Ia tak hanya menemukan struktur-struktur di permukaan Venus, tapi ia juga membuat gambaran CGI -- pencitraan hasil komputer -- agar kita bisa melihat bentuk sebenarnya dari bangunan itu," ungkap Waring di dalam situsnya.

Foto-foto planet yang mendapatkan namanya dari dewi cinta dan kecantikan dalam mitologi Romawi didapati dari wahana antariksa bernama Magellan yang diluncurkan NASA pada tanggal 4 Mei 1989 dan mulai mengorbit Venus pada 10 Agustus 1990.

Video mundodesconocido juga diunggah ke dalam situs UFO Sightings Daily yang dikelola oleh Scot C. Waring. (dailymail)

Tugas Magellan adalah untuk memetakan permukaan Venus dengan menggunakan radar aperture sintetis serta mengukur gravitasi planet yang memiliki suhu sekitar 462 derajat celcius.

Saat mengorbit, wahana antariksa Magellan mendapatkan sedikitnya 85 persen informasi dari planet Venus sebelum hilang kontak pada 13 Oktober 1994.

Loading