Sukses

NASA Mempersembahkan 'Tarian' Terindah Bumi dari Angkasa Luar

Liputan6.com, Houston - NASA belum lama ini merilis video Aurora Borealis dan Australis dalam ultra-high definition yang diambil dari International Space Station (ISS).

Video mereka rilis melalui NASA TV UHD pada akhir pekan lalu, memperlihatkan Aurora Borealis dan Aurora Australis -- sebuah fenomena yang terjadi ketika elektron dan proton dalam medan magnet bumi bertabrakan dengan atom netral di lapisan atmosfer paling atas.

Melihat cuplikan itu, mungkin sebagian besar akan mengira video yang dirilis oleh NASA adalah hasil karya Hollywood dengan menggunakan perangkat lunak.

Namun siapapun niscaya akan dibuat terpesona saat mengetahui bahwa keindahan semacam itu ada di alam semesta. Tepatnya, di rumah kita.

Video tersebut menunjukkan salah satu keindahan dari Bumi yang direkam dalam resolusi ultra-high definition. 

Hal itu sekaligus menjadi bukti bahwa atom-atom yang bertabrakan memiliki bentuk indah dan tidak terduga.

Ini merupakan persembahan video hasil kerja sama NASA dengan Harmonic, dalam peluncuran NASA TV UHD tahun lalu.

Sebelumnya NASA memiliki permasalahan dengan bandwith untuk menyatukan foto-foto dalam video time lapse -- cara membuat sekumpulan foto dalam periode tertentu menjadi sebuah klip video pendek.

Namun dengan bantuan Harmonic, mereka mendapatkan dorongan jalur data yang kuat, memberikan badan antariksa AS itu mendapatkan rekaman terbaik dari ISS dalam waktu yang singkat.

Sekarang ini, rekaman tersebut telah diunggah ke berbagai macam media sosial dan situs berbagi video. Memang, segala sesuatu yang berada di angkasa luar selalu saja membuat kita terpesona.

Dikutip dari The Drive, Rabu (20/4/2016), NASA bersama Harmonic kini sedang mempersiapkan sejumlah video terbaru dalam resolusi ultra-high definition lainnya, dan menurut kabar mereka juga akan memperbaharui sejumlah rekaman dari misi-misi lama menjadi resolusi yang sama.

Sementara itu, simak sudut pandang terbaru persembahan NASA dari planet yang kita anggap sebagai rumah manusia, Bumi:

 

 

 

Loading