Liputan6.com, Jakarta - Upaya untuk memperkuat diplomasi dengan negara lain di berbagai bidang terus dilakukan pemerintah Indonesia. Namun Kementerian Luar Negeri menemui beberapa tantangan besar.
Salah satu tantangan yang dijadikan prirotitas pemecahan masalah adalah soal banyaknya nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan negara lain yang belum berjalan pelaksanaannya. Menurut Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir, ada sejumlah bidang penting yang tersendat pelaksanaan MoU-nya seperti di bidang investasi, pariwisata, dan perdagangan serta beberapa sektor lain.
"Saat ini kita mengejar hal-hal pending. Jangan sampai MoU-MoU yang sudah ditandatangani menjadi sekadar hitam di atas putih," kata Fachir dalam media gathering terbatas di Jakarta, Senin (30/3/2015).
Meski mengatakan banyak MoU yang belum selesai, Fachir tidak menjabarkan beberapa jumlah pastinya. Hanya saja, dipastikan hal ini akan ditangani dengan serius oleh kelompok kerja diplomasi ekonomi yang dipimpinnya.
Oleh sebab itu, Fachir menekankan, akan ada tugas tambahan bagi 132 perwakilan Indonesia yang terdiri dari
Konsulat Jenderal, Perwalilan Tetap, dan Kedutaan Besar Republik Indonesia. Tugas itu adalah menelaah apa saja MoU yang sudah ditandatangani di negara tempat mereka bertugas dan bagaimana pelaksanaannya.
"kita mengejar perwakilan-perwakilan kita. (Kita tanyakan) Eh MoU kemarin seperti apa yang sudah di tandatangai, kita minta yang betul-betul bisa dilaksanakan," pungkas Fachir. (Tnt/Mut)
Perkuat Diplomasi, Kemlu Siap Selesaikan MoU Tertunda
Upaya untuk memperkuat diplomasi dengan negara lain di berbagai bidang terus dilakukan pemerintah Indonesia.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/771528/original/054997800_1416900410-kemenlu.png)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia8 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon12 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti22 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441352/original/085354000_1765504848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-12T084357.150.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528523/original/006924900_1773286985-cek_fakta_-_ikan_budidaya_link_pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380756/original/071937100_1792737316-Screenshot_2026-10-23_124005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380731/original/013852100_1792736272-cek_fakta_-_ikan_budidaya_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498488/original/012344400_1770708812-WhatsApp_Image_2026-02-10_at_2.26.42_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2863165/original/013425200_1564030339-ebolita.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376200/original/084715700_1792312230-AP26290458830942.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377179/original/051062600_1792409846-WhatsApp_Image_2026-10-19_at_18.26.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377170/original/092182700_1792408461-WhatsApp_Image_2026-10-19_at_18.10.52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376935/original/026780300_1792399176-WhatsApp_Image_2026-10-19_at_15.31.50.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351574/original/086602900_1789702605-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5202958/original/056828100_1745912173-174591059168107b3fd7835_WhatsApp_Image_2025_04_29_at_13_58_36.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365984/original/026027000_1791212758-17909317186abf730621ca7_ABI_5987.jpeg)