Kim Jong-un Datang ke Indonesia? Ini Tanggapan Dubes Korut

KAA ke-60 ini akan dilaksanakan di dua kota yaitu Jakarta pada 19-23 April dan Bandung pada 24 April.

Diterbitkan 10 Februari 2015, 20:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un dikabarkan bakal datang ke Indonesia untuk menghadiri Konferensi Asia Afrika (KAA) di Jakarta dan Bandung. Hal tersebut dikabarkan koran Korea Selatan (Korsel), Yonhap.

Menanggapi hal itu, Dubes Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK/Korut) untuk Indonesia Ri Jong Ryul membantahnya. Dia mengatakan, Presiden Presidium Majelis Tertinggi Rakyat DPRK Kim Yong-nam yang bakal datang ke Tanah Air, bukan Kim Jong-un.

"Rencananya Kim Yong-nam yang mewakili DPRK dalam peringatan KAA. Tetapi belum bisa dipastikan karena undangan belum ada. Presiden Kim Jong Un tidak akan datang ke Indonesia," ujar Jong Ryul di Kedutaan Besar (Kedubes) DPRK di Jakarta, Selasa (10/2/2015).

Dijelaskan dia, Pemerintah Indonesia belum menyampaikan undangan resmi kepada pemerintah Korea Utara untuk menghadiri peringatan 60 tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA) tersebut.

"Kami belum menerima undangan resmi untuk menghadiri KAA di Jakarta dan Bandung," ungkap Jong Ryul.

Namun demikian, kata Jong Ryul, pihaknya memaklumi hal ini mengingat banyak negara yang akan berpartisipasi dalam acara tersebut. "Banyak negara yang akan diundang dan itu membutuhkan diskusi yang tidak sebentar," ujar dia.

Sementara menurut Duta Besar Indonesia untuk DPRK Bambang Hiendrasto, pihaknya telah menginformasikan kepada Presiden Presidium Majelis Tertinggi Rakyat DPRK Kim Yong Nam bahwa Indonesia akan menyelenggarakan acara Peringatan 60 Tahun KAA.

Seperti dimuat situs resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia, kemlu.go.id, Dubes Bambang juga telah menjanjikan undangan resmi dari Presiden RI kepada Kim Yong Nam akan disampaikan kemudian.

KAA ke-60 ini akan dilaksanakan di 2 kota yaitu Jakarta pada 19-23 April dan Bandung pada 24 April. Agenda KAA meliputi "Asia Afrika Bussiness Summit" dan "Asia Africa Carnival".

Tema yang dibawa Indonesia dalam acara yang akan dihadiri 109 pemimpin negara dan 25 organisasi internasional tersebut adalah peningkatan kerja sama negara-negara di kawasan Selatan, kesejahteraan serta perdamaian.

Sejauh ini, undangan resmi sudah disampaikan Indonesia ke beberapa negara, seperti Tiongkok dan Mesir. (Ant/Riz/Ado)