Liputan6.com, Teheran - Seorang wanita di Iran, Ghoncheh Ghavami dijatuhi hukuman 1 tahun penjara lantaran menonton voli pria di Stadion Teheran. Tak terima dengan hukuman tersebut, perempuan berdarah Iran-Inggris tersebut melakukan aksi mogok makan di sel penjara.
Ibu Ghavami, Susan Moshtaghian mengatakan, aksi mogok makan yang dilakukan anaknya sebagai upaya memprotes hukuman yang diputuskan. Terlebih, putusan tersebut belum dinyatakan secara resmi.
"Anak saya mogok makan untuk melawan penahanan yang dilakukan tanpa perintah pengadilan secara resmi," ungkap Moshtaghian, seperti dimuat BBC, Selasa (4/11/2014).
Dia menjelaskan hukuman 1 tahun penjara itu diketahui pihaknya dari sang pengacara, Alizadeh Tabatabaie. Kuasa hukum tersebut hanya diperlihatkan sekilas oleh pihak pengadilan soal vonis untuk Ghavami.
"Dalam vonis tersebut disebutkan, Ghavami dinyatakan bersalah karena telah mempropagandakan sikap anti-pemerintah," kata Moshtaghian. Jadi, kata dia, belum ada konfirmasi secara resmi dari pihak pengadilan soal hukuman itu. Sehingga Ghavami memutuskan untuk melakukan aksi protes dengan mogok makan.
Ghavami ditangkap aparat saat sedang menonton pertandingan voli pria antara tim Iran dengan tim Italia di Stadion Teheran pada 20 Juni 2014 lalu. Saat ditangkap, Ghavami dilaporkan dipukul aparat, tapi kemudian dibebaskan. Tak lama, wanita itu ditangkap kembali dan dijebloskan ke penjara.
Sebelum wanita 25 tahun tersebut diringkus, aparat sudah mengeluarkan larangan kepada kaum perempuan untuk tidak menonton pertandingan voli di stadion itu. Larangan serupa juga diberlakukan untuk pertandingan sepakbola.
Aksi mogok makan ini merupakan yang kali kedua dilakukan Ghavami. Sebelumnya, ia pernah melancarkan aksi serupa sebelum dijatuhi vonis, pada Oktober lalu.
Ghavami memiliki status 2 kewarganegaraan, yakni Inggris dan Iran. Inggris mengakui status 2 kewarganegaraan, sementara Iran tidak.
Untuk itu, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Inggris menyatakan pihaknya tengah mempelajari kasus yang menimpa Ghavami sebelum melakukan tindakan lanjutan ke Iran.
"Kami sedang menelaah dasar hukum yang dipegang Iran baik soal penahanan dan vonis hukuman," demikian pernyataan Kemenlu Inggris.
Namun demikian, berdasarkan hukum internasional, seperti dimuat BBC, suatu negara tidak bisa memberikan perlindungan kepada seorang warga yang juga memiliki status kewarganegaraan di negara lain. (Ein)
Dibui karena Nonton Voli Pria, Wanita Cantik Iran Mogok Makan
Aksi mogok makan ini merupakan yang kali kedua dilakukan Ghoncheh Ghavami di balik jeruji besi penjara Iran.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/760595/original/068587300_1415080035-_77567454_77565364.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
- Rudi Garcia Bungkam Kritik usai Belgia Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 202621 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
- Uruguay vs Spanyol: Marcelo Bielsa Ambil Tanggung Jawab Penuh atas Kegagalan La Celeste45 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
- Petisi Pemecatan Hong Myung-bo Menguat usai Korea Selatan Terancam Gugur di Piala Dunia 202646 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
- Prediksi Kroasia vs Ghana: Duel Hidup Mati Menuju Babak Gugur Piala Dunia 20261 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
- Uruguay vs Spanyol: Luis de la Fuente Akui Timnya Masih Punya Kekurangan1 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
- Argentina Hadapi Cape Verde di Babak 32 Besar Piala Dunia 20261 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
- Prediksi Yordania vs Argentina: Jaga Rekor Sempurna di Piala Dunia 20262 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
- Prediksi Aljazair vs Austria: Mencari Pendamping Argentina2 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
- Belgia Puncaki Grup G Usai 5 Gol ke Selandia Baru, Mesir di Posisi Kedua3 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
- Belgia Juara Grup G Usai Cukur Selandia Baru, Mesir Runner Up3 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
- Top 3 Berita Bola: Jepang Jumpa Brasil di Babak 32 Besar Piala Dunia 20263 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
- Prediksi RD Kongo vs Uzbekistan: Jaga Peluang Jadi Peringkat Ketiga Terbaik4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261509/original/095684300_1781725548-RD_Kongo_s_Yoane_Wissa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/78/original/039599500_1419767538-249391_232384803468881_2322717_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411708/original/048619800_1479708636-Iran.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4721214/original/094318300_1705710833-fotor-ai-202401207334.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/916085/original/009668100_1435788780-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497603/original/096409200_1770638744-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4282582/original/062080800_1672910733-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_2.jpg)