Liputan6.com, Jakarta - Proses identifikasi terhadap para korban kecelakaan pesawat Malaysia Airlines Penerbangan MH17 terus dilakukan. Namun, para ahli forensik menemui banyak kesulitan saat mengidentifikasi bayi dan anak-anak.
Keluarga yang berduka pun diminta untuk menyediakan tambahan informasi, seperti sidik jari atau benda lain yang mungkin menyimpan jejak mereka. Misalnya botol susu. Bekas tapak kaki para bocah dari kamar atau kamar mandi juga bisa dijadikan bukti pendukung.
Tak seperti orang dewasa yang mungkin punya catatan gigi untuk membantu mengidentifikasi jasad mereka, sebanyak 80 anak -- termasuk 3 bayi yang ada dalam pesawat tak punya pace maker (alat pacu jantung), tato, atau tindikan untuk membantu identifikasi visual awal.
Tim forensik menggunakan 3 tahap identifikasi jenazah: DNA, sidik jari atau sidik kaki, dan rekaman gigi.
Untuk warga Malaysia, sidik jari seseorang diambil saat ia berusia 12 tahun, untuk kartu identitas nasional, namun untuk bocah yang lebih muda tak diambil secara rutin. Kebiasaan itu tak dilakukan di negara lain.
"Untuk anak-anak dan bayi, kami membutuhkan sejumlah item tambahan seperti botol gelas yang mungkin anak-anak minum dari sana. Namun masing-masing kasus berbeda di lapangan, yang membutuhkan bukti yang berbeda," kata pejabat Departemen Investigasi kriminal Australia, T. Narenasagaran seperti Liputan6.com kutip dari News.com.au, Senin (28/7/2014).
Untuk awak pesawat lebih mudah. Sebab, mereka secara rutin memberikan jejak kaki dan sidik jari ketika bekerja di industri penerbangan. Untuk membantu identifikasi bencana.
Sekitar 200 ilmuwan forensik dan ahli patologi masih melakukan tugas berat nan muram untuk mengindentifikasi jasad-jasad korban yang ditempatkan di Corporal Van Oudheusden Barracks di Hilversum, Belanda.
Termasuk di antaranya tim ahli dari Australia, Jerman, Inggris, Indonesia, Malaysia, Selandia Baru, dan tak ketinggalan dari Belanda.
Berkas-berkas tebal terkait 298 korban telah dikirim. Namun para ahli terus mencari petunjuk.
Saat orangtua Fatima Dyczynsk tiba di Bandara Schiphol, Amsterdam, mereka juga dimintai bukti medis lebih lanjut terkait putrinya: DNA tambahan.
Permintaan itu membuat sang ibu, Angela Dyczynsk makin stres. Ia merasa sudah memberikan data komperehensif ketika masih di Perth. "Padahal berkas putri kami sudah lengkap," kata dia.
Kesulitan yang juga ditemui tim adalah mengidentifikasi jasad sau keluarga yang semuanya tewas dalam tragedi tersebut. Para peneliti harus memperoleh bukti yang menguatkan untuk mengidentifikasi berbagai bagian tubuh. Apalagi, beberapa jasad mungkin telah menyatu saat terjadi insiden ledakan atau dalam kondisi hangus.
"Tidak semua jasad kembali ke Belanda -- kita tidak tahu berapa banyak yang bisa diidentifikasi," kata Attila Hohn, kepala inspektur tim forensik Jerman.
Tak hanya sulit, tapi juga makan waktu tak sebentar. "Investigasi semacam ini sayangnya membutuhkan waktu lama, berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan," kata pejabat Kepolisian Belanda, Patricia Zorko.
Sulitnya Identifikasi Jasad Bayi dan Bocah Korban MH17...
Tim forensik menggunakan 3 tahap identifikasi jenazah: DNA, sidik jari atau sidik kaki, dan rekaman gigi.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/713181/original/belanda_jasad.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
- Lamine Yamal dan Final yang Akan Menentukan Cara Dunia Mengingatnya41 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
- Piala Dunia 2026: FIFA Tetapkan Durasi Half-Time Show Final Spanyol vs Argentina1 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257094/original/041007200_1781205796-000_B6T99LB.jpg)
- Superkomputer Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ungguli Argentina di Final1 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299317/original/088764800_1784212809-argentina.jpg)
- Bukan Cuma Lionel Messi, Alexis Mac Allister Ukir Rekor Tak Terkalahkan di Piala Dunia2 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294340/original/000872600_1783830200-000_B9XN79R.jpg)
- Arsene Wenger: Jeda Hidrasi Piala Dunia 2026 Tidak Ubah Hasil, FIFA Akan Evaluasi5 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5484506/original/024457200_1769435277-arsene.jpg)
- Pimpin Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026, Mbappe: Messi Masih Mungkin Mengejar6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300878/original/067363300_1784417747-000_C2JX6TP.jpg)
- Pesan Menyentuh Lionel Messi untuk Rakyat Argentina Jelang Final Piala Dunia 20266 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298206/original/007801400_1784152342-063_2286278842.jpg)
- Apakah Final Piala Dunia 2026 Jadi Laga Terakhir Lionel Messi di Timnas Argentina?6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260848/original/087679100_1781665562-063_2281975452.jpg)
- Babak Pertama Memalukan, Didier Deschamps Pasang Badan usai Prancis Ditekuk Inggris 4-67 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5166509/original/037413000_1742274435-20250318-Latihan_Timnas_Prancis-AFP_4.jpg)
- Top 3 Berita Bola: Spanyol Pede Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 20268 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297435/original/065011900_1784091222-000_C27U8NQ.jpg)
- Tribune VVIP Bakal Memanas di Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina9 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2344293/original/044855700_1535517013-20180828-Trump-Dapat-Kartu-Merah-dari-Presiden-FIFA-AP20180828-Trump-Dapat-Kartu-Merah-dari-Presiden-FIFA-AP-2.jpg)
- Bekuk Prancis, Thomas Tuchel Sanjung Mental Baja Timnas Inggris10 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301033/original/004849700_1784434276-blt_umkm_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298964/original/044978900_1784188695-Screenshot_2026-07-15_123742bbbb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6454660/original/051756600_1779318782-1001276959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295663/original/022911500_1783937030-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4760696/original/079555300_1709519479-20240304-Peringatan_10_Tahun_MH370-AFP_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3981714/original/014600000_1648791638-20220401-Malaysia-Buka-Perbatasan-9.jpg)