Insiden terjadi menyusul pemasangan barikade di depan masjid. Warga maraha bahkan terlibat kontak senjata. Menurut pasukan pemerintah, para santri lebih dahulu menyerang pos polisi, melempari gedung Kementerian Lingkungan Hidup, dan membakar kendaraan yang diparkir. Massa menyerang dengan AK-47 dan bom molotov.
Sekitar empat jam setelah letusan senjata, pemerintah mengirimkan juru runding ke masjid guna menghentikan bentrokan. Sejumlah informasi menyebutkan konflik antara pemerintah Pakistan dengan santri ini berlangsung berbulan-bulan karena masalah tanah dan kalangan santri menerapkan hukum Islam ala Taliban.(TOZ)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334325/original/020353700_1787832097-cek_fakta_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334197/original/046223400_1787824544-HOAX__5_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334225/original/010172500_1787825621-demo_motor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333889/original/091356200_1787811731-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-27T131833.691.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/480206/original/030707dlnpakistan.jpg)