Liputan6.com, Tongchuan: Sebanyak 166 pekerja diperkirakan tewas tertimbun menyusul ledakan gas yang meluluhlantakkan tambang batu bara Chenjiashan di Kota Tongchuan, Provinsi Shaanxi, Utara Cina, Ahad (28/11). Sebelum terjadi ledakan, sekitar 300 orang tengah bekerja di kawasan pertambangan itu. Ledakan juga mencederai 41 pekerja. Sebagian besar dari mereka keracunan karbonmonoksida.
Selama ini, Cina dikenal sebagai negara yang kerap mengabaikan keamanan industri tambangnya. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah insiden serupa terjadi dan menewaskan lebih dari 180 orang. Oktober silam, 75 pekerja terperangkap akibat ledakan di pertambangan besi di Provinsi Hebei. Namun, peristiwa di Tongchuan diperkirakan yang terparah sejak peristiwa di Provinsi Guizhou yang menewaskan 162 orang, September 2000 [baca: Tambang Besi Terbakar, Puluhan Terperangkap].(ORS/Yes)
Selama ini, Cina dikenal sebagai negara yang kerap mengabaikan keamanan industri tambangnya. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah insiden serupa terjadi dan menewaskan lebih dari 180 orang. Oktober silam, 75 pekerja terperangkap akibat ledakan di pertambangan besi di Provinsi Hebei. Namun, peristiwa di Tongchuan diperkirakan yang terparah sejak peristiwa di Provinsi Guizhou yang menewaskan 162 orang, September 2000 [baca: Tambang Besi Terbakar, Puluhan Terperangkap].(ORS/Yes)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/427500/original/291104aLnCina.jpg)