Perang Iklan Kampanye Kandidat Presiden AS

Serangan melalui iklan ini mulai dilakukan kandidat presiden AS dari Partai Demokrat Howard Dean. Dia mengutuk dukungan yang diberikan oleh para saingannya terhadap agresi ke Irak.

Diterbitkan 14 Januari 2004, 14:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Iowa City: Kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat Howard Dean meluncurkan serangan segar terhadap rival-rivalnya di Washington D.C., AS. Serangan itu disampaikan Dean melalui sebuah iklan televisi yang disiarkan di Negara Bagian Iowa, Selasa (13/1). Dalam iklan itu, Dean mengutuk dukungan yang diberikan oleh para saingannya terhadap agresi ke Irak.

Dengan menekankan statusnya sebagai orang luar di hari-hari penentuan perolehan suara di Iowa, Dean menyerang Richard Gephardt, John Kerry, dan John Edwards. Mantan Gubernur Vermont itu mengutuk ketiga rivalnya karena mendukung Resolusi Kongres untuk mengesahkan agresi ke Negeri 1001 Malam.

Namun rupanya serangan itu tidak membuat lawan Dean kehilangan kesabaran. Edwards misalnya, yang mengaku tidak terkejut dengan gebrakan Dean. Sedangkan Senator Kerry yang veteran Perang Vietnam menyebut langkah Dean sebagai politik serangan negatif.

Iowa adalah medan pertempuran pertama bagi para kandidat presiden AS. Maklum, kandidat yang unggul dalam kaukus di Iowa mendapat hak untuk menantang Presiden George Walker Bush. Dean adalah satu di antara dua kandidat yang diperkirakan bakal menyaingi Bush.

Presiden Bush sudah memulai kampanye kepresidenannya di Cleveland, Ohio bertepatan dengan peringatan Hari Buruh, beberapa waktu silam [baca: Kampanye Presiden AS Dimulai]. Dalam pidatonya, Bush mengatakan sektor ekonomi Negeri Paman Sam sedang dalam masa pemulihan, meski tingkat pengangguran di AS mencapai 6,2 persen. Selain itu, dia juga memanfaatkan momen ini untuk membela kebijakan pemotongan pajak, yang oleh kubu Partai Demokrat dituduh sebagai penyebab cederanya perekonomian.

Berdasarkan data yang dihimpun Liputan6.com, meski masing-masing berkompetisi untuk menjadi orang nomor satu di AS, delapan kandidat presiden AS dari Partai Demokrat sempat tampil di satu panggung dengan satu suara: menyerang Presiden Bush dari Partai Republik. Hal itu tampak dalam acara debat terbuka para kandidat presiden dari kubu Demokrat di Universitas New Mexico di Negara Bagian New Mexico, belum lama berselang.

Selain Dean, para kandidat presiden itu adalah Senator (dari Negara Bagian Massachusset) John F. Kerry, Senator (North Carolina) John Edwards, Senator (Connecticut) Joseph I. Lieberman, Senator (Florida) Bob Graham, Richard A. Gephardt dari Missouri, Dennis J. Kucinich dari Ohio, dan Senator (Illinois) Carol Moseley Braun. Partai Demokrat mempunyai sembilan kandidat presiden, namun seorang kandidat yaitu Al Sharpton--pendeta kulit hitam asal New York--tidak bisa hadir.

Isu Irak, imigran, kesehatan, dan pajak menjadi empat topik utama yang paling banyak diperdebatkan. Namun di balik perdebatan tersebut, semua kandidat selalu menyelesaikan kalimatnya dengan menyerang Bush. Lieberman, misalnya yang menilai Presiden Bush memanfaatkan aksi "Kamikaze 11 September 2001" untuk tidak memenuhi kewajiban-kewajiban yang seharusnya dilakukan.(DEN/Pin)